Jakarta (tutur.co.id)- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui program CyberHeroes membekali 420 siswa dari berbagai sekolah di Indonesia dengan pemahaman dasar keamanan siber, berdasar keterangan tertulis yang diterima Redaksi Tutur.
Program ini memberikan edukasi praktis terkait risiko di ruang digital, mulai dari perundungan siber, manipulasi oleh pihak tidak dikenal, hingga pentingnya menjaga data pribadi. Inisiatif ini hadir sebagai respons atas meningkatnya tantangan keamanan digital di kalangan anak dan remaja, di mana data menunjukkan masih rendahnya literasi keamanan digital di tengah tingginya penggunaan internet.
SGM Social Responsibility Telkom, Hery Susanto, menegaskan pentingnya edukasi sejak dini.
“Telkom berkomitmen menghadirkan pemanfaatan teknologi yang aman dan inklusif. Melalui CyberHeroes, kami ingin menanamkan kesadaran menjaga data pribadi dan bersikap bijak di ruang digital sejak dini. Dengan semangat Bersama Jadi Bisa, kami percaya setiap anak Indonesia juga Bisa PandAI memanfaatkan teknologi secara aman,” ujarnya.
Program ini dilaksanakan secara hybrid dan melibatkan sejumlah sekolah, di antaranya SMP Warga Surakarta, SLB B Pangudi Luhur Jakarta Barat, serta SDN Blimbing 1 dan 3 Tangerang. Materi disampaikan secara interaktif dan juga menekankan inklusivitas dengan melibatkan siswa dari berbagai latar belakang, termasuk penyandang disabilitas.
Pihak sekolah pun mengapresiasi program ini karena dinilai relevan dengan kebutuhan siswa saat ini. “Materi yang diberikan sangat relevan dan membantu siswa menjadi lebih waspada dan bijak di dunia digital,” ujar Lince Saragih, Guru TIK SLB B Pangudi Luhur.
Melalui program ini, Telkom menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem digital yang aman dan bertanggung jawab sekaligus mendorong literasi digital sejak usia dini, sejalan dengan upaya menghadirkan pendidikan yang lebih berkualitas dan berkelanjutan.

