Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»15 Perusahaan Siap IPO, Ada Calon Emiten Jumbo dari Sektor Kesehatan dan Konsumer

15 Perusahaan Siap IPO, Ada Calon Emiten Jumbo dari Sektor Kesehatan dan Konsumer

Market Gusti Tetiro04 Mei 2026 / 06:58 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna. (ANTARA/ Muhammad Heriyanto)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) —  Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat minat perusahaan untuk melantai di pasar modal masih terjaga. Hingga 30 April 2026, terdapat 15 perusahaan yang masuk dalam pipeline atau antrean penawaran umum perdana saham (IPO).

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengungkapkan mayoritas perusahaan dalam antrean tersebut berasal dari kelompok aset besar.

“Hingga saat ini, terdapat 15 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI,” ujar Nyoman dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin.

Ia menjelaskan, sebanyak 11 perusahaan merupakan kategori aset skala besar dengan nilai aset di atas Rp250 miliar, sementara empat lainnya masuk kategori menengah dengan rentang aset Rp50 miliar hingga Rp250 miliar. Klasifikasi ini mengacu pada POJK Nomor 53/POJK.04/2017.

Dari sisi sektoral, komposisi pipeline cukup beragam, namun didominasi sektor kesehatan, barang konsumen primer, dan nonprimer yang masing-masing menyumbang tiga perusahaan. Selain itu, terdapat dua perusahaan dari sektor infrastruktur dan dua dari sektor teknologi, serta masing-masing satu perusahaan dari sektor energi dan keuangan.

Di tengah antrean tersebut, realisasi IPO sepanjang tahun berjalan masih terbatas. Hingga akhir April 2026, baru satu perusahaan yang berhasil melangsungkan IPO dengan dana terhimpun sebesar Rp302,4 miliar. Secara keseluruhan, jumlah perusahaan tercatat di BEI kini mencapai 957 emiten, dengan target sekitar 50 perusahaan melantai di bursa sepanjang tahun ini.

Aktivitas penghimpunan dana di pasar modal juga tercermin dari instrumen lain. BEI mencatat penerbitan Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS) mencapai 54 emisi dari 35 penerbit dengan total dana Rp58,90 triliun. Sementara itu, terdapat 47 emisi dari 33 penerbit yang masih berada dalam antrean.

Adapun untuk aksi rights issue, hingga periode yang sama telah terdapat tiga perusahaan yang merealisasikan aksi korporasi tersebut dengan total nilai Rp3,75 triliun. Saat ini, satu perusahaan dari sektor properti masih berada dalam pipeline rights issue.

Baca Juga  Prabowo Soroti Peran Rusia di Balik Masuknya Indonesia ke BRICS
headline IPO BEI 2026 pasar modal indonesia pipeline IPO Indonesia saham baru BEI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleIHSG Cenderung Konsolidatif, Simak 3 Saham Pilihan Ini
Next Article BMKG Prediksi Jakarta Diguyur Hujan Ringan Sepanjang Senin

Berita Lainnya

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Video: Insiden Penembakan Sekolah Terjadi di Turki, 4 Tewas dan 20 Terluka

Kristo Suryokusumo16 April 2026 / 19:00 WIB

Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul

18 Juli 2026 / 15:41 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.