Jakarta (tutur.co.id) — Kabar duka datang dari Tanah Air. Wakil Presiden Ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno, wafat pada Senin pagi sekitar pukul 07.00 WIB di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian mantan wapres tersebut.
“Benar, kita berdukacita sangat mendalam,” ujar Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Senin.
Ia menegaskan pemerintah telah menginstruksikan pihak RSPAD, Komando Garnisun Tetap I/Jakarta, serta Kementerian Sekretariat Negara untuk memberikan perhatian terbaik dalam proses pemulasaraan jenazah hingga pemakaman. Upacara militer juga akan dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum.
Kabar wafatnya Try Sutrisno pertama kali disampaikan oleh pihak keluarga, kemudian dikonfirmasi oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila dan sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Sekretariat Negara serta Pasukan Pengamanan Presiden.
Sesuai informasi yang beredar dari keluarga, jenazah akan dimandikan di RSPAD sebelum dibawa ke rumah duka di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
Dalam pesan yang disampaikan keluarga, mereka memohon maaf atas segala kesalahan almarhum semasa hidup dan meminta doa agar Try Sutrisno mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Kepergian Try Sutrisno menjadi kehilangan besar bagi bangsa Indonesia, mengingat peran dan pengabdiannya dalam pemerintahan serta perjalanan panjangnya di dunia militer dan kenegaraan.

