Jakarta (tutur.co.id) – Pemerintah memastikan stok beras nasional tetap aman meski bansos beras disiapkan pada kuartal I 2026. Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut lonjakan produksi awal tahun menjadi penopang pasokan. BPS memproyeksikan produksi Januari–Maret 2026 mencapai 10,16 juta ton, naik 15,79 persen dibanding tahun lalu.
Dengan kenaikan produksi, pasokan bansos mencukupi Pemerintah akan menyalurkan 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng kepada 35,04 juta keluarga desil 1–4 dengan anggaran Rp11,92 triliun. Program ini diharapkan menjaga daya beli sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi awal tahun.
