Jakarta (tutur.co.id) – Serangan Israel dilaporkan memicu kebakaran besar di sejumlah fasilitas energi di Teheran, Iran, pada Sabtu (7/3/2026) waktu setempat. Rekaman yang beredar menunjukkan kobaran api dan asap tebal membumbung dari area penyimpanan minyak di sekitar kilang, meski lokasi persisnya belum dapat diverifikasi secara independen. Media Iran menyebut tiga depot minyak di wilayah Kohak, Shahran, dan Karaj menjadi sasaran serangan udara.
Militer Israel menyatakan serangan tersebut menargetkan kompleks penyimpanan bahan bakar yang digunakan oleh angkatan bersenjata Iran sebagai bagian dari operasi untuk melemahkan infrastruktur militer. Eskalasi ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, setelah sebelumnya Presiden AS Donald Trump memperingatkan kemungkinan serangan besar. Konflik semakin memanas setelah laporan tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei pada akhir Februari lalu.
