Jakarta (tutur.co.id) – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan alasan penggunaan dua pesawat kepresidenan saat kunjungan luar negeri. Menurut Teddy, pada awal masa jabatan, Presiden kerap menggunakan pesawat milik perusahaan pribadinya serta pesawat TNI AU Boeing 737 sebagai pendamping.
Di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, jumlah perangkat kepresidenan dan wartawan yang ikut dalam kunjungan kenegaraan juga diperkecil. Teddy menegaskan penggunaan pesawat cadangan merupakan prosedur standar dan tidak melanggar aturan yang berlaku.
