Jakarta (tutur.co.id) – Festival Rodeo Masbateño kembali digelar di Filipina sebagai ajang tahunan yang menampilkan tradisi peternakan sapi. Diselenggarakan sejak 1996, festival ini menjadi satu-satunya kompetisi rodeo di negara tersebut sekaligus mencerminkan identitas daerah yang dikenal sebagai “Ibu Kota Sapi”.
Pada edisi ke-30 yang berlangsung 10–19 April, berbagai perlombaan digelar, mulai dari menunggang sapi hingga teknik laso dan carambola. Bagi para peserta, kegiatan ini tidak sekadar kompetisi, melainkan bagian dari warisan budaya yang terus dijaga dan diwariskan dari generasi ke generasi.
