Miami (Tutur.co.id) – Timnas Uruguay mengincar kemenangan perdana mereka di Piala Dunia 2026 saat menghadapi Tanjung Verde pada laga kedua Grup H yang akan berlangsung di Miami Stadium, Senin (22/6/2026) pukul 05.00 WIB. Persaingan di Grup H masih terbuka lebar setelah seluruh tim mengoleksi satu poin pada pertandingan pertama.
Uruguay saat ini berada di puncak klasemen sementara berkat hasil imbang 1-1 melawan Arab Saudi, sedangkan Tanjung Verde menempati posisi terbawah meski sukses menciptakan salah satu kejutan terbesar turnamen dengan menahan Spanyol tanpa gol. Pertandingan ini berpotensi menjadi penentu arah perjalanan kedua tim menuju babak 32 besar.
Uruguay Dituntut Tampil Lebih Tajam
Uruguay gagal menunjukkan performa terbaik saat menghadapi Arab Saudi pada laga pembuka. Tim asuhan Marcelo Bielsa kesulitan menciptakan peluang berbahaya sepanjang babak pertama. Bahkan, seluruh tembakan mereka dari dalam kotak penalti sebelum jeda berasal dari situasi bola mati.
Meski Bielsa melakukan perubahan pada babak kedua, La Celeste tetap kesulitan membongkar pertahanan Arab Saudi hingga memasuki 10 menit terakhir pertandingan.
Hasil tersebut memunculkan kekhawatiran terkait produktivitas lini depan Uruguay. Dalam delapan pertandingan terakhir, mereka tercatat hanya mampu mencetak lebih dari satu gol dalam satu kesempatan.
Secara keseluruhan, Uruguay juga hanya menghasilkan 10 gol dalam sembilan laga fase grup Piala Dunia terakhir mereka. Meski demikian, kekuatan utama Uruguay tetap berada di sektor pertahanan.
Mereka hanya kebobolan lebih dari satu gol dalam satu dari delapan pertandingan kompetitif terakhir. Fakta tersebut membuat Uruguay masih difavoritkan untuk meraih kemenangan atas Tanjung Verde.
Tanjung Verde Datang dengan Modal Kepercayaan Diri Tinggi
Jika Uruguay belum memuaskan, Tanjung Verde justru mencuri perhatian dunia pada pertandingan pertama. Tim debutan Piala Dunia itu berhasil menahan imbang Spanyol 0-0 dalam hasil yang dianggap sebagai salah satu kejutan terbesar sepanjang sejarah turnamen.
Perbedaan peringkat FIFA antara kedua tim menjadi sorotan utama. Spanyol datang sebagai tim peringkat kedua dunia, sedangkan Tanjung Verde berada di posisi ke-67.
Namun, perbedaan kualitas tersebut tidak terlihat di atas lapangan berkat disiplin dan determinasi luar biasa yang ditunjukkan pasukan Bubista. Sosok paling menonjol tentu saja adalah kiper veteran Vozinha.
Penjaga gawang berusia 40 tahun itu tampil fenomenal dengan mencatat tujuh penyelamatan dan tiga kali sukses mengamankan bola udara, membuat para penyerang Spanyol frustrasi sepanjang pertandingan.
Penampilan heroiknya langsung mengangkat status Vozinha menjadi pahlawan nasional di Tanjung Verde.
Pertahanan Solid Jadi Senjata Utama
Keberhasilan menahan Spanyol sebenarnya bukan sebuah kebetulan. Sebelum tampil di Piala Dunia 2026, Tanjung Verde sudah menunjukkan kekuatan utama mereka di sektor pertahanan dengan mencatat tujuh clean sheet dalam 10 pertandingan kualifikasi.
Selain itu, mereka juga sempat mencuri perhatian setelah mengalahkan Serbia 3-0 pada laga persahabatan menjelang turnamen. Namun, menghadapi Uruguay akan menjadi tantangan berbeda.
Jika ingin menciptakan kejutan berikutnya dan menjaga peluang lolos ke fase gugur, Tanjung Verde harus tampil lebih berani saat menyerang. Ketika melawan Spanyol, mereka hanya mencatat enam sentuhan di dalam kotak penalti lawan. Statistik tersebut jelas perlu ditingkatkan jika ingin meraih kemenangan pertama di Piala Dunia.
Duel Darwin Nunez vs Tembok Bernama Vozinha
Salah satu sorotan utama pertandingan ini adalah duel antara lini serang Uruguay dan ketangguhan kiper Vozinha. Darwin Nunez tampil kurang maksimal saat menghadapi Arab Saudi dan bahkan ditarik keluar sebelum pertandingan berakhir.
Meski demikian, mantan penyerang Liverpool tersebut diperkirakan tetap menjadi pilihan utama Marcelo Bielsa. Nunez kemungkinan akan didampingi Agustin Canobbio yang berpeluang menggantikan Federico Vinas di lini depan.
Sementara itu, Tanjung Verde kembali mengandalkan soliditas lini belakang yang dipimpin Diney Borges dan Roberto Lopes. Di lini tengah, Kevin Lenini diprediksi tetap menjadi pemain kunci setelah tampil impresif dalam menjaga keseimbangan tim saat menghadapi Spanyol.
Prediksi Uruguay vs Tanjung Verde
Uruguay tentu tidak boleh meremehkan lawan mereka. Hasil yang diraih Tanjung Verde saat menghadapi Spanyol membuktikan bahwa tim debutan tersebut mampu menyulitkan siapa pun jika diberi ruang untuk berkembang.
Namun, secara kualitas individu, pengalaman, dan kedalaman skuad, Uruguay masih berada di level yang lebih tinggi. Jika Darwin Nunez dan rekan-rekannya mampu tampil lebih efektif dibandingkan laga pertama, La Celeste memiliki peluang besar untuk meraih kemenangan yang akan membawa mereka semakin dekat ke babak gugur.
Tanjung Verde diperkirakan kembali memberikan perlawanan sengit, tetapi menciptakan dua kejutan besar secara beruntun akan menjadi tugas yang jauh lebih sulit.
Uruguay 2-0 Tanjung Verde.

