Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Internasional»Unik, 6 Tradisi Awal Puasa dari Berbagai Negara

Unik, 6 Tradisi Awal Puasa dari Berbagai Negara

Internasional Galuh Parantri17 Februari 2026 / 14:07 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi perayaan sambut Ramadan (Foto:Tutur/ AI)
Ilustrasi perayaan sambut Ramadan (Foto:Tutur/ AI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id)- Menjelang Ramadan, suasana di banyak negara Muslim berubah pelan-pelan. Ada yang ditandai bunyi tabuhan, ada yang dihiasi cahaya lentera, ada pula yang diramaikan pasar dan perayaan kecil di lingkungan keluarga. Jika di Indonesia kita mengenal munggahan atau nyadran, di belahan dunia lain pun ada cara khas untuk menyambut datangnya bulan suci.

Berikut 6 negara dengan tradisi uniknya.

Turki

Di Turki ada tradisi penabuh genderang sahur yang sudah ada sejak masa Kesultanan Ottoman. Menjelang fajar, para penabuh genderang ini akan berkeliling kampung sambil menyanyikan doa atau syair sederhana untuk membangunkan warga.

Meski kini alarm ponsel sudah menggantikan fungsi praktisnya, namun tradisi ini tetap dipertahankan. Bagi masyarakat setempat, suara genderang bukan sekadar penanda waktu, melainkan simbol kebersamaan dan warisan budaya yang hidup.

Maroko

Beranjak ke Maroko, ada sosok yang disebut Nafar. Ia mengenakan pakaian tradisional dan meniup terompet panjang saat waktu sahur mendekat. Nafar berjalan menyusuri jalanan sambil melantunkan doa. Kehadirannya memunculkan suasana spiritual yang khas. Di akhir Ramadan, warga biasanya memberi hadiah sebagai bentuk terima kasih atas dedikasinya membangunkan lingkungan setiap hari.

Mesir

Sementara itu di Mesir, suasana menjelang Ramadan identik dengan fanous, yaitu lentera warna-warni yang digantung di jalanan dan rumah-rumah. Tradisi ini sudah berlangsung sejak era Dinasti Fatimiyah. Anak-anak seringkali membawa lentera kecil tersebut sambil bernyanyi menyambut bulan suci Ramadan. Cahaya lentera fanous bukan hanya dekorasi, tetapi juga simbol harapan dan pencerahan batin saat memasuki Ramadan.

Pakistan

Di Pakistan, ada perayaan yang disebut Chaand Raat atau Malam Bulan. Begitu hilal terlihat dan Ramadan dipastikan tiba, pasar-pasar langsung ramai. Keluarga berbelanja kebutuhan, perempuan menghias tangan dengan henna, dan suasana terasa hangat sekaligus meriah. Chaand Raat menjadi momen transisi dari hari-hari biasa menuju bulan penuh ibadah.

Baca Juga  9 Alasan Muhammadiyah Menetapkan Awal Ramadan 1447 H pada Rabu 18 Februari 2026

Arab Saudi

Tradisi lain bisa ditemukan di Arab Saudi dan beberapa negara Timur Tengah yang menyalakan atau menembakkan meriam sebagai penanda waktu berbuka, dan di beberapa tempat juga sebagai tanda awal Ramadan. Tradisi ini bermula pada abad ke-19 ketika belum ada sistem pengeras suara. Hingga kini, suara meriam tetap dipertahankan sebagai bagian dari atmosfer Ramadan yang khas.

Tiongkok

Di Tiongkok, khususnya wilayah dengan komunitas Muslim seperti Xinjiang, Ramadan disambut dengan keramaian pasar malam khas. Hidangan roti naan, kebab, dan teh susu menjadi sajian yang mudah ditemui menjelang berbuka. Ramadan di sana terasa unik karena memadukan nilai-nilai Islam dengan budaya Asia Timur yang kuat.

Dari genderang hingga lentera, dari terompet hingga pasar malam, semua tradisi itu menunjukkan satu hal, momentum Ramadan bukan hanya peristiwa spiritual, tetapi juga sosial.  Ramadan dirayakan bersama, ditandai bersama, dan diwariskan lintas generasi. Di mana pun Anda berada, semangat menyambut Ramadan selalu punya rasa yang sama hangat, penuh harap, dan sarat makna.

awal puasa bulan ramadan puasa ramadan Ramadan serba-serbi Ramadan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDari Skandal ke Reformasi Tata Kelola, Bank Vatikan Luncurkan Indeks Saham Berbasis Prinsip Etika Katolik
Next Article Jokowi Dukung Revisi UU KPK, ICW: Upaya Cuci Tangan!

Berita Lainnya

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Gencatan Senjata Runtuh! Langit Kuwait dan Bahrain Mencekam

16 Juli 2026 / 22:58 WIB

Telah Keluar Perintah Iran untuk Houthi Yaman, Blokade Laut Merah!

16 Juli 2026 / 22:01 WIB

Tensi Kawasan Teluk Kembali Memanas, Dubes Yaman Sowan Anis Matta

15 Juli 2026 / 19:55 WIB

IRGC Masuk Daftar Teroris, Tentara Islam Iran Kecam Parlemen Inggris

15 Juli 2026 / 19:32 WIB

Tulisan Tangan Duka Cita Presiden Prabowo atas Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa

15 Juli 2026 / 16:44 WIB
Form Komentar Cancel Reply

IHSG Turun 2,42% Sepekan ke 6.956, Market Cap BEI Susut Rp 354 Triliun

Gusti Tetiro01 Mei 2026 / 09:30 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.