Abu Dhabi (Tutur.co.id) – Kementerian Pertahanan Uni Emirat Arab merilis rekaman video yang memperlihatkan keberhasilan sistem pertahanan udara negara tersebut mencegat dan menghancurkan sejumlah drone yang disebut berasal dari Iran.
Dalam video yang dipublikasikan pada 7 Maret 2026, terlihat sistem pertahanan udara UEA melacak target di udara sebelum akhirnya menembak jatuh drone yang disebut telah memasuki wilayah udara negara tersebut. Aksi intersepsi itu digambarkan sebagai respons cepat untuk mencegah potensi ancaman terhadap keamanan nasional.
Melalui pernyataan resmi, Kementerian Pertahanan UEA menegaskan bahwa keamanan dan kedaulatan negara merupakan “garis merah” yang tidak dapat dinegosiasikan.
Pemerintah menekankan setiap ancaman terhadap stabilitas dan keselamatan wilayahnya akan ditanggapi secara tegas tanpa kompromi. Meski demikian, pihak berwenang UEA belum mengungkapkan secara rinci jumlah drone yang berhasil dicegat maupun lokasi pasti insiden tersebut.

