Jakarta (Tutur.co.id) – Toyota Astra Motor (TAM) rupanya sempat tawar menawar dengan pihak PT Agrinas Pangan Nusantara terkait kebutuhan pickup dan truk. Namun tidak ditemukan kata sepakat karena beberapa alasan terutama soal harga.
“Memang benar, kami dari Toyota itu diajak berdiskusi sama rekan-rekan dari Agrinas tentang kebutukan light truck dan pickup. Akhirnya kenapa keputusannya tidak bisa kami penuhi ya karena jenis kendaraan dan harganya,” kata Marketing Director TAM, Jap Ernando Demily di sela-sela acara Buka Bersama Toyota, Jumat 7 Maret 2026.
Namun terkait klaim Agrinas yang juga sempat menyebutkan bahwa produsen otomotif tanah air tak dapatĀ memenuhi kuota kebutuhan, Jap punya pandangan yang berbeda. “Kalau secara produksi, kapasitas kan bisa dipenuhi secara bertahap,” katanya.
Jap menambahkan, terkait negosiasi yang sempat dilakukan Toyota dengan Agrinas yang pertama menjadi fokus adalah tipe kendaraan yang dibutuhkan. Menurut Jap sejatinya, produsen otomotif tanah air punya tipe kendaraan yang dibutuhkan.
“Indonesia kan punya pickup low ada Daihatsu Grand Max, ada Suzuki Carry. Sedangkan untuk pickup medium itu kaya L300, ada Isuzu Traga dan kebetulan kita ada Toyota Rangga,” kata Jap.

