Jakarta (Tutur.co.id) – Timnas Futsal Indonesia mencetak sejarah dengan menjadi runner up Piala Asia Futsal 2026. Tapi, PSSI dijatuhi denda oleh AFC karena dua pelanggaran di turnamen ini.
Timnas Futsal Indonesia kalah dari Iran pada laga final AFC Futsal 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (7/2/2026). Skuad asuhan Hector Souto kalah lewat drama adu penalti dengan skor 4-5 setelah bermain imbang 5-5 hingga perpanjangan waktu.
Meski hanya sebagai runner up, ini merupakan sejarah yang ditorehkan Timnas Futsal Indonesia. Prestasi tersebut melengkapi kesuksesan sebelumnya, yakni menjuarai Piala AFF Futsal 2024 dan emas SEA Games 2025.
Namun, prestasi Timnas Futsal Indonesia dan suksesnya penyelenggaraan AFC Futsal 2026 harus berujung denda. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) secara resmi menjatuhkan sanksi denda kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) senilai 14.000 dolar AS atau sekitar Rp 235 juta.
Sanksi itu diberikan atas dua kasus pelanggaran yang teridentifikasi selama perhelatan Piala Asia Futsal 2026. Sidang Komite Disiplin dan Etika AFC telah mengumumkan keputusan ini, menandai adanya catatan penting bagi PSSI sebagai tuan rumah.
Pelanggaran pertama terjadi pada pertandingan Grup A saat Timnas Futsal Indonesia kontra Korea Selatan, 27 Januari lalu. Pada pelanggaran ini, AFC menemukan adanya individu yang berafiliasi dengan PSSI memasuki area lapangan tanpa membawa akreditasi resmi.
Selain itu, usai pertandingan usai, seorang penonton dilaporkan masuk ke area lapangan. Akibat dari kedua insiden ini, PSSI dinilai melanggar beberapa pasal dalam Kode Disiplin dan Etika AFC, termasuk Pasal 65 tentang tanggung jawab perilaku penonton dan Pasal 64 mengenai penyelenggaraan pertandingan.
Untuk pelanggaran pertama, PSSI dikenakan denda kumulatif sebesar 11.000 dolar AS atau sekitar Rp185 juta. Pelanggaran ini juga mencakup Pasal 21 Regulasi Kompetisi Piala Asia Futsal 2026, yang menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap prosedur akreditasi dan keamanan di lingkungan pertandingan.
Sementara pelanggaran kedua terjadi pada laga terakhir Grup D antara Timnas Futsal Iran dan Timnas Futsal Afghanistan, 1 Februari lalu. Pelanggaran ini melibatkan lima penonton yang menyerbu masuk ke dalam lapangan saat pertandingan masih berlangsung.
Atas kejadian tersebut, PSSI kembali dinilai melanggar Pasal 64 Kode Disiplin dan Etika AFC yang berkaitan dengan tanggung jawab penyelenggaraan pertandingan. Untuk pelanggaran ini, AFC menjatuhkan denda tambahan sebesar 3.000 dolar AS,] atau sekitar Rp 50 juta. Sanksi finansial ini wajib dilunasi PSSI dalam kurun waktu maksimal 30 hari sejak tanggal keputusan resmi diumumkan.

