Jakarta (Tutur.co.id) – Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menegaskan hasil survei yang menghasilkan dua persen publik tidak puas dengan kinerja Presiden Prabowo Subianto, akan menjadi bahan introspeksi.
Survei lembaga riset Indikator Politik Indonesia pada awal 2026 menunjukkan mayoritas publik menyatakan puas dengan kinerja Presiden Prabowo Subianto.
Pendiri dan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menyampaikan survei tersebut dilakukan terhadap 1.220 responden yang merupakan warga negara Indonesia minimal berumur 17 tahun dalam kurun 15-21 Januari 2026.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 79,9 persen puas atas kinerja Prabowo. Rinciannya, 13 persen responden sangat puas dan 66,9 persen menyatakan puas. Sedangkan 17,1 persen responden menyatakan kurang puas dan tidak 2,2 persen tidak puas sama sekali. Adapun sisanya yakni 0,8 persen responden tidak tahu atau tidak jawab.
Terkait hasil survei yang menghasilkan 2,2 persen publik tisak puas dengan kinerja Presiden Prabowo Subianto, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyatakan bakal menjadi bahan introspeksi.
“Walaupun cuma sekitar 2-3 persen, itu cukup berarti dan penting,” kata Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (9/2/2026).
Menurutnya, hasil survei itu merupakan evaluasi bagi pemerintah untuk peningkatan soal ekonomi dan pemerataan bantuan.
“Justru catatan-catatan itu yang menjadi perhatian kami, menjadi perhatian pemerintah, menjadi perhatian Pak Prabowo, untuk dijadikan bahan introspeksi untuk perbaikan ke depan,” tukas Dasco.

