Teheran (Tutur.co.id) – Konflik Amerika Serikat dan Iran kembali memanas. Militer AS mengonfirmasi tiga prajurit tewas dalam pertempuran sebagai bagian dari operasi militer terhadap Iran. Selain itu, lima prajurit lainnya dilaporkan mengalami luka serius.
Pernyataan resmi disampaikan United States Central Command (Centcom). Dalam keterangannya, Centcom menjelaskan bahwa sejumlah personel juga mengalami luka ringan akibat pecahan peluru dan gegar otak.
“Beberapa lainnya alami cedera ringan akibat pecahan peluru dan gegar otak, dan sedang dalam proses dipulangkan kembali bertugas. Operasi tempur utama terus berlanjut dan upaya respons kami sedang berlangsung,” kata tambah pernyataan tersebut sebagaimana dilansir IranWire.
Sementara itu Presiden AS Donald Trump dalam wawancara dengan Fox News menyatakan serangan gabungan telah mengakibatkan kematian 48 pejabat tinggi Republik Islam. Mereka tewas hanya dalam satu serangan.
“Tidak ada yang bisa mempercayai keberhasilan yang telah kami capai. 48 pemimpin tewas dalam satu serangan dan situasi berkembang dengan sangat cepat,” kata Donald Trump.

Di lain pihak, Kementerian Olahraga dan Pemuda Iran mengumumkan kematian Mehdi Foroutan, Ketua Komisi Etik Komite Olimpiade Republik Islam Iran. Dalam pernyataan resminya, kementerian menggambarkan Foroutan sebagai manajer yang berdedikasi, religius, dan rekam jejak yang baik.
Namun, pengumuman tersebut tidak memberikan rincian spesifik mengenai waktu atau lokasi kematian Foroutan. Hanya menyebutkan bahwa Foroutan tewas akibat serangan udara oleh pasukan Amerika Serikat dan Israel.

