London (tutur.co.id) – Liam Rosenior tidak butuh lama untuk menyakinkan publik kalau dirinya memang layak menjadi pelatih Chelsea. Di laga perdananya, Rosenior langsung meraih kemenangan saat membawa The Blues melangkah ke putaran keempat Piala FA.
Rosenior ditunjuk menjadi pelatih kepala Chelsea menggantikan Enzo Maresca yang diberhentikan pada awal Januari 2026. Pelatih berusia 41 tahun itu dikontrak di Stamford Bridge hingga tahun 2032.
Permainan Chelsea racikan Rosenior cukup menjanjikan. Si Biru tampil dominan sejak awal ketika menghadapi Charlton Athletic di The Valley pada Minggu (10/1/2026) dinihari WIB. Tak tanggung-tanggung, Chelsea menghancurkan Charlton dengan skor 5-1.
Hasil ini membawa Chelsea melaju ke putaran keempat Piala FA. Lawan berikutnya akan ditentukan melalui undian yang digelar pada Senin (12/1/2026).
Namun, kondisi berbeda terlihat di Liga Inggris. Chelsea belum meraih kemenangan dalam empat laga liga terakhir. Mereka mencatat tiga hasil imbang dan satu kekalahan. Performa yang tidak stabil ini membuat Chelsea tak beranjak dari peringkat kelima klasemen dengan mengoleksi 31 poin dari 20 laga.
Menjadi tugas berat Rosenior untuk membawa Chelsea kembali masuk zona Eropa. Mantan pelatih Strasbourg ini berkomitmen langsung tancap gas untuk sisa musim ini. Ia menegaskan fokus utamanya adalah membawa kemenangan bagi klub, bukan sekadar menjabat sebagai pelatih.
Karier kepelatihan Rosenior dimulai di Brighton sebagai asisten tim U-23. Ia juga pernah melatih Derby County sebagai pelatih tetap. Rosenior membawa Strasbourg finis ketujuh Liga Prancis musim lalu. Ia juga mengantar klub lolos ke fase gugur Liga Konferensi Eropa.
Sebenarnya Rosenior bisa memimpin Chelsea menghadapi Fulham dalam lanjutan Premier League di Craven Cottage. Namun, Rosenior hanya melihat dari tribun. Alasannya jarak waktu yang singkat membuatnya tidak siap memimpin tim secara langsung. Dalam laga itu, Chelsea kalah dengan skor 2-1.

