Guadalajara (tutur.co.id) – Di antara 16 stadion yang akan digunakan untuk Piala Dunia 2026, Stadion Akon memang masuk kategori paling bawah untuk jumlah kursi penonton. Namun justru itulah yang menjadi daya tariknya. Di stadion ini, para penonton di tribun ditawarkan pandangan lebih jernih untuk menangkap setiap momen pertandingan.
Ya, Stadion Akron menjadi stadion dengan kapasitas tempat duduk ‘terbatas’ disbanding dengan stadion lainnya. Kapasitasnya hanya sekitar 48 ribu saja, hanya menang dari Stadion BMO Field Toronto yang menyandang status stadion dengan tempat duduk terkecil di ajang Piala Dunia 2026 dengan 43.000 penonton.
Stadion ini berlokasi di Kawasan Zapopan, bagian dari Kota metropolitan Guadalajara, Meksiko. Stadion Akron merupakan markas klub raksasa Liga Utama Meksiko, CD Guadalajara atau Chivas. Dan di Piala Dunia 2026, stadion ini akan menggelar empat pertandingan fase grup.
Sejarah Stadion Akron
Pembangunan stadion dimulai pada pertengahan dekade 2000-an sebagai pengganti stadion legendaris Chivas sebelumnya, Estadio Jalisco. Setelah mengalami sejumlah penundaan, stadion akhirnya diresmikan pada 30 Juli 2010.
Pertandingan perdana mempertemukan Chivas Guadalajara melawan Manchester United, dengan Chivas menang 3-2. Gol pertama dalam sejarah stadion dicetak oleh Javier Hernández atau yang lebih dikenal dengan julukan Chicharito.
Sejak dibuka, stadion ini telah menjadi lokasi berbagai ajang internasional penting diantaranya Final Copa Libertadores 2010, Piala Dunia U-17 FIFA 2011, Upacara pembukaan dan penutupan 2011 Pan American Games, dan play-off antarkonfederasi menuju Piala Dunia 2026.
Terinspirasi Gunung Berapi
Yang membuat Estadio Akron berbeda dari stadion lainnya adalah desain arsitekturnya yang menyerupai gunung berapi yang muncul dari tanah. Dirancang oleh arsitek Prancis Jean-Marie Massaud dan Daniel Pouzet, sebagian besar struktur stadion ditanam ke dalam bukit buatan yang ditutupi rumput hijau.
Dari kejauhan, stadion terlihat seperti sebuah bukit raksasa dengan lingkaran atap yang muncul dari tengahnya. Banyak pengamat menyebutnya sebagai salah satu stadion dengan fasad paling menarik di Piala Dunia 2026.
Keunikan lainnya, atap stadion melingkar 360 derajat yang menciptakan siluet futuristis.
Bertambah menawan dengan lanskap hijau yang menyatu dengan lingkungan sekitarnya. Benar-benar mengagumkan tampilannya.
Daya Tarik Stadion Akron di Piala Dunia 2026
Guadalajara dikenal sebagai salah satu kota sepak bola terbesar di Meksiko. Basis pendukung Chivas yang fanatik membuat stadion ini hampir selalu menghadirkan atmosfer yang hidup dan berisik. FIFA berharap karakter tersebut menjadi nilai tambah selama turnamen.
Tribun stadion dirancang cukup dekat dengan lapangan sehingga hampir seluruh kursi memiliki sudut pandang yang baik. Hal ini menjadi salah satu keunggulan yang sering disebut dalam berbagai ulasan stadion.
Menjelang Piala Dunia 2026, stadion menjalani sejumlah peningkatan termasuk sistem pencahayaan baru, layar video yang lebih modern, sistem audio yang menggelegar, perbaikan kualitas lapangan hingga modernisasi fasilitas penonton.
Selain itu, lokasinya juga strategis. Stadion berada di Zapopan, bagian dari wilayah metropolitan Guadalajara yang memiliki infrastruktur transportasi modern dan akses transportasi publik yang terus ditingkatkan menjelang Piala Dunia.
Fakta menarik lainnya, selama Piala Dunia 2026, stadion ini akan menggunakan nama Estadio Guadalajara sesuai aturan FIFA yang melarang penggunaan nama sponsor komersial pada venue turnamen. Stadion akan menggelar empat pertandingan fase grup, termasuk satu laga yang melibatkan tuan rumah Meksiko.

