Boston (Tutur.co.id) – Prancis tampil luar biasa dengan menghancurkan Norwegia 4-1 pada laga terakhir Grup I Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026) dini hari WIB. Kemenangan meyakinkan di Boston Stadium, Amerika Serikat, memastikan Les Bleus melaju ke babak 32 besar sebagai juara grup dengan rekor sempurna.
Ousmane Dembele menjadi bintang kemenangan Prancis lewat hat-trick cepat pada menit ke-7, 20, dan 32. Desire Doue kemudian melengkapi pesta gol Les Bleus melalui gol pada masa injury time (90+4). Sementara itu, Norwegia hanya mampu membalas satu gol lewat Thelo Aasgaard pada menit ke-21.
Prancis langsung tampil agresif sejak peluit awal dibunyikan. Sebaliknya, pelatih Norwegia Stale Solbakken memilih mengistirahatkan sejumlah pemain andalan seperti Erling Haaland, Martin Odegaard, dan Alexander Sorloth demi menghadapi babak gugur yang sudah lebih dulu mereka pastikan.
Kemenangan telak tersebut menghadirkan sejumlah catatan menarik. Berdasarkan data Opta, berikut tiga fakta yang mewarnai keberhasilan Les Bleus.
1. Lini Serang Prancis Semakin Mematikan
Prancis menutup fase grup dengan hasil sempurna setelah menyapu bersih tiga pertandingan. Pasukan Didier Deschamps mencetak total 10 gol dan hanya dua kali kebobolan, mempertegas status mereka sebagai salah satu kandidat terkuat juara Piala Dunia 2026.
Tak hanya itu, Les Bleus kini selalu mencetak sedikitnya tiga gol dalam empat pertandingan Piala Dunia secara beruntun, termasuk final edisi 2022 melawan Argentina. Catatan tersebut menyamai rekor Spanyol yang lebih dahulu melakukannya pada periode 1998 hingga 2002.
2. Mengulang Jejak Juara Piala Dunia 1998
Hasil sempurna di fase grup juga membangkitkan kenangan manis bagi publik Prancis. Pada Piala Dunia 1998, Les Bleus juga berhasil memenangkan seluruh pertandingan di babak penyisihan sebelum akhirnya keluar sebagai juara dunia di kandang sendiri.
Kini, Kylian Mbappe dan kolega berpeluang mengulang sejarah tersebut jika mampu mempertahankan performa impresif mereka sepanjang fase gugur.
3. Dembele Ukir Rekor Hat-trick Bersejarah
Ousmane Dembele tak hanya menjadi pahlawan kemenangan, tetapi juga mencatatkan namanya dalam sejarah Piala Dunia. Penyerang Paris Saint-Germain itu menjadi pemain kedua yang mampu mencetak hat-trick tercepat dalam sejarah turnamen, hanya membutuhkan waktu 32 menit.
Rekor tercepat masih menjadi milik legenda Austria, Erich Probst, yang membukukan hat-trick hanya dalam 24 menit pada Piala Dunia 1954. Di Piala Dunia 2026, Dembele juga menjadi pemain kedua yang sukses mencetak hat-trick setelah Lionel Messi.
Dengan performa yang semakin tajam dan rekor demi rekor yang terus tercipta, Prancis mengirim pesan kuat kepada para pesaing bahwa mereka siap mempertahankan gelar juara dunia.

