Jakarta (Tutur.co.id) –Timnas Indonesia menuntaskan sesi latihan resmi terakhir dengan intensitas tinggi di bawah arahan pelatih kepala John Herdman, menjelang laga menghadapi Saint Kitts & Nevis pada pertandingan perdana FIFA Series 2026 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/3/2026).
Latihan tersebut tidak sekadar menjadi persiapan teknis, tetapi juga menandai upaya membangun identitas baru skuad Garuda di bawah kepemimpinan Herdman. Pelatih asal Inggris itu mengaku terkesan dengan semangat dan kebanggaan para pemain saat mengenakan seragam tim nasional.
“Ini adalah suatu kehormatan untuk berada di sini bersama tim, dengan staf baru dan peluang baru untuk merasakan intensitas dan kebanggaan para pemain ini dalam mewakili Indonesia,” ujar Herdman kepada media, Kamis (26/3/2026).
Ia menilai para pemain memahami betul tanggung jawab besar yang mereka emban. Bagi Herdman, membela Timnas Indonesia bukan sekadar tugas, melainkan kehormatan yang harus diperjuangkan dengan kerja keras dan disiplin.
“Mewakili negara ini adalah sebuah kehormatan dan hak istimewa. Kami memperjuangkannya dengan bekerja agar segalanya berjalan lancar pada hari pertandingan,” katanya.
Menghadapi Saint Kitts & Nevis, Herdman menyadari tim lawan memiliki karakter permainan yang mengandalkan transisi cepat, kekuatan fisik, dan serangan langsung. Pengalaman menghadapi tim tersebut pada 2019 menjadi referensi penting dalam menyusun strategi.
“Analisis menunjukkan mereka kuat dalam transisi, cepat, dan sangat langsung. Kami harus siap menghadapi serangan balik,” jelasnya.
Meski demikian, fokus utama Herdman bukan hanya pada lawan, melainkan pada pembentukan identitas permainan baru Timnas Indonesia. Ia menekankan pentingnya membangun karakter tim yang jelas sebagai fondasi jangka panjang.
“Kami harus fokus pada diri kami sendiri—identitas Timnas kami, identitas baru,” tegasnya.
Salah satu wajah yang kembali memperkuat skuad adalah Elkan Baggott, bek yang berkiprah di kompetisi Championship Inggris. Kehadirannya dinilai membawa standar profesionalisme yang tinggi dan menjadi bagian penting dari masa depan tim.
“Saya sangat terkesan. Dia bermain di liga dengan intensitas tinggi dan saya berharap dia membawa profesionalisme itu ke tim ini. Dia adalah masa depan Timnas,” ujar Herdman.
Antusiasme juga datang dari suporter. Panitia menyediakan penjualan tiket secara daring melalui platform resmi PSSI, sembari mengimbau penonton datang lebih awal, menggunakan transportasi umum, serta mematuhi rekayasa lalu lintas di kawasan Senayan.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menilai laga ini bukan sekadar pertandingan uji coba, melainkan momentum penting untuk membangkitkan semangat sepak bola nasional.
“Timnas sudah siap, pelatih sudah siap. Sekarang giliran kita semua sebagai suporter untuk memenuhi GBK dan memberikan dukungan penuh bagi Garuda,” ujarnya.
Dengan atmosfer Stadion Gelora Bung Karno yang dikenal penuh energi, pertandingan ini diharapkan menjadi titik awal pembentukan identitas baru Timnas Indonesia. Tim yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga memiliki karakter kuat di setiap lini permainan.

