Atlanta (Tutur.co.id) – Republik Demokratik Kongo (RD Kongo) akan menghadapi Uzbekistan pada laga terakhir Grup K Piala Dunia 2026 di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Minggu (28/6/2026) pukul 06.30 WIB. Pertandingan ini menjadi penentu perebutan posisi ketiga grup, sekaligus menjaga peluang lolos ke babak 32 besar melalui jalur delapan tim peringkat ketiga terbaik.
RD Kongo masih memiliki peluang untuk melanjutkan perjalanan di Piala Dunia 2026 apabila mampu meraih kemenangan. Sebaliknya, Uzbekistan berada dalam situasi yang jauh lebih sulit setelah selalu kalah dalam dua pertandingan pertama.
RD Kongo mengusung misi besar saat menghadapi Uzbekistan pada laga terakhir Grup K Piala Dunia 2026. Selain wajib meraih kemenangan demi menjaga asa lolos ke babak 32 besar, tim berjuluk Leopards juga berpeluang mengukir sejarah dengan mencatat kemenangan pertama mereka sepanjang keikutsertaan di putaran final Piala Dunia.
Berbekal kualitas individu yang lebih mumpuni serta motivasi tinggi untuk memecahkan rekor buruk tersebut, RD Kongo lebih diunggulkan untuk mengamankan tiga poin dan membuka lembaran baru dalam sejarah sepak bola mereka di panggung dunia.
RD Kongo Wajib Menang Demi Menjaga Asa
Tim asuhan Sebastien Desabre datang ke pertandingan ini dengan misi yang sangat jelas, yakni mengamankan tiga poin. Kekalahan tipis 0-1 dari Kolombia pada laga kedua membuat peluang mereka lolos masih terbuka, tetapi kemenangan menjadi harga mati.
Pada pertandingan tersebut, RD Kongo kembali menerapkan pendekatan defensif dengan formasi lima bek, seperti ketika sukses menyulitkan Portugal pada laga pembuka. Namun strategi tersebut tidak berjalan seefektif sebelumnya.
Leopards kesulitan menguasai bola dan gagal memberikan ancaman berarti hingga akhirnya kebobolan oleh gol Daniel Munoz pada menit ke-76. Meski sempat meningkatkan intensitas serangan di akhir pertandingan, usaha mereka datang terlambat.
Hingga kini, RD Kongo masih belum pernah meraih kemenangan dalam sejarah penampilan mereka di putaran final Piala Dunia.
Meski demikian, peluang untuk mencatat sejarah masih terbuka. Jika berhasil mengalahkan Uzbekistan, mereka berpeluang finis sebagai salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik dan melaju ke babak 32 besar untuk pertama kalinya.
Secara matematis, RD Kongo juga masih memiliki peluang merebut posisi kedua apabila Portugal kalah telak dari Kolombia. Namun skenario tersebut dinilai sangat kecil sehingga fokus utama mereka adalah mengamankan kemenangan atas Uzbekistan.
Uzbekistan Berusaha Menutup Turnamen dengan Positif
Uzbekistan menjalani debut di Piala Dunia dengan pengalaman yang penuh tantangan. Pada pertandingan pertama, mereka sempat memberikan perlawanan kepada Kolombia sebelum akhirnya kalah 1-3.
Namun situasi memburuk pada laga kedua ketika Portugal menghajar mereka dengan skor telak 5-0. Kekalahan tersebut membuat White Wolves belum mengoleksi satu poin pun dan memiliki selisih gol minus tujuh, menjadi salah satu yang terburuk di turnamen.
Meski secara matematis masih memiliki peluang lolos apabila menang, Uzbekistan tetap bergantung pada hasil pertandingan di grup lain sehingga nasib mereka tidak lagi berada di tangan sendiri.
Performa mereka juga belum menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Sejak mengalahkan Gabon 3-1 pada Maret lalu, Uzbekistan belum lagi meraih kemenangan dalam waktu normal. Mereka menelan kekalahan dari Kanada dan Belanda pada laga uji coba sebelum akhirnya kembali kalah dua kali di fase grup Piala Dunia 2026.
Kondisi Terkini Kedua Tim
Pelatih RD Kongo, Sebastien Desabre, diperkirakan akan mengubah pendekatan taktik dengan meninggalkan formasi lima bek demi mengejar kemenangan.
Perubahan tersebut kemungkinan membuat Steve Kapuadi dicadangkan, sementara Chancel Mbemba dan Axel Tuanzebe dipercaya mengawal jantung pertahanan.
Aaron Wan-Bissaka dan Arthur Masuaku diprediksi kembali mengisi posisi bek sayap untuk memberikan dukungan lebih besar dalam menyerang.
Di lini depan, harapan mencetak gol kembali berada di pundak Yoane Wissa dan Cedric Bakambu. Wissa menjadi satu-satunya pemain RD Kongo yang pernah mencetak gol di Piala Dunia, sedangkan Bakambu merupakan top skor aktif tim nasional dengan koleksi 21 gol internasional.
Di kubu Uzbekistan, Fabio Cannavaro mendapat kabar baik setelah Rustam Ashurmatov pulih dari cedera dan tampil saat menghadapi Portugal. Kondisi tersebut membuat Uzbekistan diperkirakan tampil dengan kekuatan terbaik.
Kapten Eldor Shomurodov tetap menjadi andalan di lini depan meski belum berhasil mencetak gol pada Piala Dunia 2026.
Sementara itu, Abbosbek Fayzullayev menjadi satu-satunya pencetak gol Uzbekistan di turnamen ini dan kembali diharapkan mampu menjadi pembeda pada laga penentuan.
Prediksi RD Kongo vs Uzbekistan
Kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan, tetapi motivasi RD Kongo terlihat jauh lebih besar karena peluang mereka untuk lolos ke babak 32 besar masih cukup terbuka.
Jika Desabre berani memainkan sepak bola yang lebih ofensif dibanding dua laga sebelumnya, Leopards memiliki kualitas yang cukup untuk mendominasi pertandingan.
Sebaliknya, Uzbekistan masih kesulitan menemukan keseimbangan permainan, terutama setelah kebobolan delapan gol dalam dua pertandingan pertama.
Melihat performa kedua tim sepanjang fase grup, kualitas individu yang dimiliki RD Kongo, serta urgensi meraih kemenangan, Leopards lebih diunggulkan untuk mengamankan tiga poin sekaligus mencatat kemenangan pertama mereka dalam sejarah Piala Dunia.
Prediksi Skor: RD Kongo 2-0 Uzbekistan

