Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tiga Faktor yang Bisa Membuat Tembok Baja Spanyol Ambruk
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Finance»Rupiah Berpotensi Melemah di Tengah Tekanan Global dan Ketidakpastian BBM

Rupiah Berpotensi Melemah di Tengah Tekanan Global dan Ketidakpastian BBM

Finance Gusti Tetiro27 Maret 2026 / 05:38 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Pegawai menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Bank Syariah Indonesia, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (21/1/2026). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan masih berada dalam tekanan pada perdagangan Jumat, 27 Maret 2026, seiring meningkatnya ketidakpastian global dan dinamika kebijakan domestik. Meski sempat menguat tipis, pergerakan rupiah dinilai rentan kembali ke zona merah dalam jangka pendek.

Pada penutupan perdagangan Kamis (26/3/2026), rupiah tercatat menguat 7 poin ke level Rp16.904 per dolar AS, setelah sebelumnya sempat menguat hingga 15 poin dari posisi penutupan Rp16.895 per dolar AS. Namun, penguatan tersebut dinilai belum cukup kuat untuk mengubah arah tren jangka pendek yang masih fluktuatif.

Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, memproyeksikan rupiah akan bergerak dalam rentang Rp16.900 hingga Rp16.940 per dolar AS dengan kecenderungan melemah. “Untuk perdagangan besok, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp16.900 – Rp16.940,” ujarnya dalam keterangan, Kamis.

Menurut Ibrahim, sentimen eksternal masih menjadi faktor dominan yang memengaruhi pergerakan rupiah, terutama perkembangan konflik di Timur Tengah. Pasar global disebut cenderung berhati-hati setelah Iran secara terbuka membantah adanya negosiasi langsung dengan Amerika Serikat, yang memicu ketidakpastian baru di pasar keuangan.

“Investor juga mengamati dengan cermat sinyal dari Washington, di mana para pejabat telah memperingatkan akan adanya tindakan yang lebih keras jika Iran tidak terlibat secara konstruktif,” kata Ibrahim. Ia menambahkan, minimnya kejelasan arah kebijakan membuat pelaku pasar cenderung wait and see, sementara pergerakan harga minyak global juga masih cenderung lesu.

Dari dalam negeri, tekanan terhadap rupiah turut dipengaruhi ketidakpastian kebijakan energi, khususnya terkait harga bahan bakar minyak (BBM). Meski pemerintah memastikan belum ada rencana penyesuaian harga BBM bersubsidi dalam waktu dekat karena kondisi APBN masih cukup kuat, sentimen tersebut belum mampu memberikan dorongan signifikan bagi penguatan rupiah.

Baca Juga  Dari Skandal ke Reformasi Tata Kelola, Bank Vatikan Luncurkan Indeks Saham Berbasis Prinsip Etika Katolik

“Fluktuasi harga minyak dunia belum mencapai titik yang membahayakan postur anggaran, sehingga kenaikan harga BBM belum masuk radar kebijakan pemerintah,” jelasnya.

Kendati demikian, kombinasi antara faktor global dan domestik membuat prospek rupiah tetap rapuh. Dalam kondisi seperti ini, stabilitas nilai tukar dinilai sangat bergantung pada respons kebijakan yang adaptif serta kemampuan menjaga kepercayaan pasar. Pelaku pasar pun diimbau untuk tetap mencermati perkembangan geopolitik dan arah kebijakan ekonomi ke depan sebagai penentu utama pergerakan rupiah.

dolar AS headline Kurs Rupiah nilai tukar rupiah rupiah hari ini
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKPK: 96 Ribu Penyelenggara Negara Belum Lapor LHKPN
Next Article IHSG Cenderung Sideways di Tengah Ketidakpastian Global dan Aksi Profit Taking

Berita Lainnya

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan

18 Juli 2026 / 18:39 WIB

OPINI: Takdir di Balik Lionel Messi, Memandikan Bayi Lamine Yamal 19 Tahun Lalu, Kini Keduanya Berhadapan di Final Piala Dunia 2026

18 Juli 2026 / 18:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Video: Agrinas Impor 105.000 Mobil dari India untuk Kopdes Merah Putih, Ini Sumber Dananya

Kristo Suryokusumo23 Februari 2026 / 18:00 WIB

Tiga Faktor yang Bisa Membuat Tembok Baja Spanyol Ambruk

19 Juli 2026 / 02:00 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.