epang (Tutur.co.id) – Pembalap Fabio Quartararo dari Monster Energy Yamaha membantah telah menandatangani kontrak dengan Honda untuk musim 2027. Namun demikian, Quartararo itu tak membantah kalau ada komunikasi dengan Honda.
Masa depan pembalap asal Prancis itu menjadi perbincangan hangat jelang balapan MotoGP musim 2026. Spekulasi makin santer setelah media mengabarkan kalau Quartararo telah mencapai kesepakatan dengan Honda.
Pembalap yang meraih gelar juara dunia MotoGP 2021 mengaku fokus dengan Yamaha untuk musim 2026. Namun, ia tidak menampik adanya pembicaraan dengan Honda. Hanya saja, hingga kini belum ada kontrak yang ditandatangani untuk musim 2027.
Honda adalah salah satu tim yang sedang saya ajak bicara. Saya akan mengambil waktu yang saya perlukan untuk membuat keputusan. Namun, sampai hari ini, saya belum menandatangani apa pun,” kata Quartararo seperti dikutip dari Crash, Selasa (3/2/2026).
Quartararo menegaskan keputusan yang akan diambilnya bukan semata soal nilai kontrak, melainkan peluang untuk kembali meraih kemenangan. Rumor yang beredar menyebutkan, kontrak Quartararo bersama Honda bernilai sekitar 15 juta euro.
“Ini adalah pertaruhan bagi saya dan juga semua pihak. Semua orang akan mencoba meyakinkan Anda. Orang bisa mengatakan apa saja, tetapi ini bukan soal uang, melainkan soal kembali menang,” ungkap Quartararo.
Sementara itu, dalam acara peluncuran tim Yamaha bulan lalu, manajer tim Massimo Meregalli mengonfirmasi pihaknya belum memulai pembicaraan perpanjangan kontrak dengan Quartararo. Adapun Quartararo terikat kontrak dengan Yamaha sampai 2026 dengan nilai 12 juta euro per musim.
Quartararo disebut-sebut kurang terkesan dengan versi mesin Yamaha V4 yang ia coba pada akhir tahun lalu. Jika rumor yang beredar menjadi kenyataan, posisi Quartararo di Yamaha berpotensi diisi juara dunia MotoGP 2024, Jorge Martin.

