Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Politik»Pulang dari Paris, Prabowo Tutup Lawatan Diplomatik yang Sarat Kesepakatan Strategis

Pulang dari Paris, Prabowo Tutup Lawatan Diplomatik yang Sarat Kesepakatan Strategis

Politik Deba Salamah30 Mei 2026 / 06:30 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Presiden Prabowo Subianto memberikan salam perpisahan kepada pejabat tinggi Prancis sebelum masuk kabin pesawat Garuda Indonesia-1 PK-GIF di Bandara Orly, Paris, Prancis, Jumat (29/5/2026). BPMI Sekretariat Presiden.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (Tutur.co.id) – Presiden Prabowo Subianto kembali ke Jakarta setelah merampungkan rangkaian kunjungan kenegaraan selama tiga hari di Paris, Prancis. Kepulangan Kepala Negara menandai berakhirnya lawatan yang tidak hanya dipenuhi agenda diplomatik tingkat tinggi, tetapi juga menghasilkan sejumlah kesepakatan baru antara Indonesia dan Prancis. 

Pesawat Garuda Indonesia-1 PK-GIF yang membawa Presiden Prabowo dan delegasi terbatas lepas landas dari Bandara Orly, Paris, Jumat (29/5) waktu setempat menuju Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta. Dalam perjalanan pulang, Presiden didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. 

Kepulangan Prabowo dilepas melalui prosesi upacara militer yang digelar Pemerintah Prancis di Bandara Orly. Presiden menerima penghormatan dari pasukan jajar kehormatan yang berdiri di sisi kiri dan kanan karpet merah sebelum memasuki pesawat kepresidenan. 

“Suasana pelepasan berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan Pemerintah Republik Prancis kepada Kepala Negara Indonesia,” demikian keterangan Sekretariat Presiden. 

Selama berada di Paris pada 27–29 Mei 2026, Prabowo menjalani sejumlah agenda penting, mulai dari upacara penyambutan kenegaraan di Les Invalides hingga pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée. Pertemuan kedua pemimpin negara itu membahas penguatan kerja sama strategis di berbagai bidang, termasuk pertahanan, ekonomi, investasi, pendidikan, hingga kerja sama kawasan Indo-Pasifik. 

Selain agenda bilateral, Prabowo juga menghadiri jamuan santap malam kenegaraan yang digelar Presiden Macron di Istana Élysée. Dalam suasana yang berlangsung hangat tersebut, kedua negara kembali menegaskan komitmen untuk mempererat hubungan Indonesia–Prancis yang selama ini terus berkembang. 

Kunjungan ke Paris menghasilkan sejumlah capaian konkret. Pemerintah Indonesia dan Prancis dilaporkan menyepakati empat kerja sama baru yang mencakup sektor strategis dan komersial, sekaligus memperluas kemitraan kedua negara ke level yang lebih tinggi. 

Baca Juga  Perusahaan Nakal Langgar THR, Komisi IX DPR: Sanksi Tegas

Lawatan ini juga kembali menegaskan gaya diplomasi aktif yang menjadi ciri pemerintahan Prabowo sejak menjabat Presiden. Di tengah berbagai kritik mengenai intensitas kunjungan luar negerinya, Prabowo terus menempatkan diplomasi internasional sebagai instrumen penting untuk memperkuat posisi Indonesia di tingkat global serta membuka peluang kerja sama ekonomi dan investasi. 

Dengan berakhirnya kunjungan di Paris, perhatian kini beralih pada tindak lanjut berbagai kesepakatan yang telah dicapai. Tantangan berikutnya bukan lagi seremoni diplomatik, melainkan bagaimana hasil pertemuan tingkat tinggi tersebut dapat diterjemahkan menjadi manfaat nyata bagi kepentingan nasional Indonesia. 

headline Hubungan Bilateral kunjungan kenegaraan Prancis Presiden Prabowo Subianto
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBezzecchi Kejar Mimpi Menang di Mugello
Next Article Alwi Farhan Terus Menanjak, Kantongi Tiket Semifinal Singapore Open

Berita Lainnya

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Mencari Akhir yang Manis

18 Juli 2026 / 11:00 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Prancis vs Inggris: Pertandingan yang Tidak Diinginkan

18 Juli 2026 / 08:45 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Presiden Prabowo Tiba di Monas Berkumpul dengan Massa Buruh

Ahmad Nuryaman01 Mei 2026 / 08:59 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.