Jakarta (Tutur.co.id) – Presiden Prabowo Subianto berencana mengumpulkan para mantan presiden Republik Indonesia di Istana Negara malam ini pukul 19.30 WIB. Pertemuan ini digagas Presiden Prabowo untuk menyampaikan situasi geopolitik paska lawatannya ke luar negeri.
“Pak presiden ingin memberikan update kepada presiden-presiden terdahulu mengenai situasi geopolitik terbaru pasca Presiden Prabowo kembali dari kunjungan luar negeri,” kata Ketua Harian DPP Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta.
Masih menurut Dasco, dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo juga akan meminta masukan dari para pendahulunya itu terkait suasana geopolitik saat ini menyusul serangan Israel dan Amerika Serikat ke Iran yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Langkah ini dipandang sebagai upaya membangun soliditas nasional. Dengan pengalaman panjang yang dimiliki para mantan presiden, pertemuan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bertukar pandangan mengenai berbagai isu strategis, mulai dari stabilitas ekonomi, geopolitik kawasan, hingga penguatan persatuan bangsa.
Beberapa presiden pendahulu Prabowo dijadwalkan akan hadir. Mulai dari Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan Joko Widodo.
Namun dari informasi yang redaksi dapat, baru Presiden ke-7 RI Joko Widodo dikonfirmasi akan menghadiri pertemuan ini. Sementara Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri berhalangan hadir karena sedang berada di Bali saat ini.

