Jakarta (tutur.co.id) – Fajar Fathurrahman menjadi rekrutan pertama Persija Jakarta di putaran kedua BRI Super League 2025-2026. Pemain yang berposisi sebagai bek ini dikontrak selama 3,5 tahun.
“Ia datang membawa pengalaman dan kualitas yang siap merealisasikan target Persija. Direkrutnya Fajar bukan tanpa alasan. Saat ini, Fajar menjadi salah satu bek sayap terbaik yang dimiliki Indonesia,” tulis keterangan resmi dari Persija, dikutip Kamis (15/1/2026).
Fajar sebelumnya memperkuat Borneo FC lebih dari lima tahun. Bersama Pesut Etam, pemain berusia 23 tahun tersebut bermain sebanyak 136 pertandingan serta mencetak dua gol dan 13 assists. Musim ini, Fajar sudah bermain 17 laga dengan sumbangan satu assist.
Menariknya, assist yang dicetak musim ini tercipta saat Borneo mengalahkan Persija dengan skor 3-1 di Stadion Segiri. Assist dibuat Fajar untuk gol terakhir Pesut Etam yang kala itu dicetak Douglas Coutinho pada menit-menit akhir.
Pada musim 2024/2025, Fajar tampil 33 kali dan menyumbang lima assist. Di Liga 1 musim 2023/2024, ia dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik. Kala itu, ia bermain dalam 30 pertandingan dengan koleksi tiga assist.
Kualitas Fajar sebenarnya sudah terlihat saat ia meraih gelar Pemain Muda Terbaik Piala Presiden 2022. Tak hanya di level klub, Fajar juga bersinar bersama timnas Indonesia. Ia menjadi langganan timnas kelompok umur, dari U-19, U-22, dan U-23.
Pemain kelahiran Manokwari pada 29 Mei 2002 itu merupakan bagian dari skuad Indonesia U-23 peraih medali emas SEA Games 2023. Pada ajang tersebut, Fajar juga tampil gemilang dengan meraih gelar top skor bersama dua nama lainnya setelah mencetak lima gol.
Direktur Persija Mohamad Prapanca mengatakan kedatangan Fajar adalah wujud Macan Kemayoran serius menatap putaran kedua. Saat ini Persija menyelesaikan paruh pertama di posisi ketiga dengan 35 poin. Mereka tertinggal tiga poin dari Persib Bandung di posisi puncak.
“Persija menatap putaran kedua dengan tuntutan untuk tampil lebih matang dan kompetitif. Kehadiran Fajar menjadi bagian dari langkah konkret klub dalam mengejar target yang telah ditetapkan. Kami berharap proses adaptasinya berjalan cepat,” kata Prapanca.

