Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Internasional»Pemenang Nobel Perdamaian Narges Mohammadi Kritis di Penjara Iran

Pemenang Nobel Perdamaian Narges Mohammadi Kritis di Penjara Iran

Internasional Toto Pribadi03 Mei 2026 / 15:09 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Peraih Nobel Perdamaian Narges Mohammadi tampil di Grand Hotel Oslo (Foto: Tutur/rthk)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Teheran (tutur.co.id) – Pemenang Hadiah Nobel Perdamaian Narges Mohammadi harus dilarikan ke rumah sakit setelah kondisinya memburuk di penjara Iran. Perempuan 54 tahun ini dipenjara pemerintah Iran sejak Desember lalu.

Narges Mohammadi dikabarkan kesehatannya menurun drastic dan beberapa kali tak sadarkan diri di dalam penjara. Ia juga kedapatan mengalami seranga jantung dan harus dilarikan ke Rumah Sakit di Kota Zanjan pada Jumat kemarin waktu Iran.

“Segera dipindahkan ke rumah sakit di Zanjan hari ini menyusul penurunan kesehatan yang sangat parah, termasuk dua episode kehilangan kesadaran total dan krisis jantung yang parah,” tulis pernyataan resmi Yayasan Narges Mohammadi, Minggu 3 Mei 2026.

“Pemindahan ini dilakukan sebagai kebutuhan yang tak terhindarkan setelah dokter penjara menentukan bahwa kondisinya tidak dapat ditangani di tempat, meskipun ada rekomendasi medis yang menyatakan bahwa ia harus dirawat oleh tim spesialisnya di Teheran,” tambah pernyataan resmi yayasan.

Kabar terbaru dari Narges ini membuat Sekretariat Komite Nobel Norwegia yang menganugerahkan hadiah tersebut pada tahun 2023 merasa prihatin dan mendesak pemerintah Iran untuk membebaskan Narges Mohammadi segera.

Pemilik nama lengkap Narges Safie Mohammadi ini memang dikenal sangat vocal. Selain seorang jurnalis, ia juga aktivis hak asasi manusia (HAM). Ia mendapat penghargaan Nobel Perdamaian atas perjuangannya melawan penindasan terhadap perempuan dan penghapusan hukuman mati di Iran.

Narges Mohammadi ditangkap pada Desember 2025 lalu setelah mengecam kematian pengacara Khosrow Alikordi. Saat itu, ia dianggap membuat pernyataan provokatif pada upacara peringatan Alikordi di Kota Mashhad.

Dan pada bulan Februari 2026 lalu, beberapa minggu sebelum serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran, ia mendapat hukuman tambahan selama 7,5 tahun karena dianggap telah membuat pernyataan provokatif selama di dalam penjara.

Baca Juga  Trump: Peradaban Iran akan Musnah Malam Ini
hak asasi manusia headline iran Narges Safie Mohammadi nobel perdamaian Perang Iran
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleIran: Lanjut Perang atau Tidak, Bola di Tangan AS
Next Article Jayapura Jadi Tuan Rumah Perayaan WPFD 2026, 4-5 Mei Mendatang

Berita Lainnya

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Haiti vs Skotlandia: Wajib Waspada di Laga Perdana

Deba Salamah14 Juni 2026 / 02:00 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.