Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak
  • Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya
  • Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?
  • Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Nasional»Pembatasan Mahasiswa Baru PTN Dinilai Jadi Angin Segar bagi Kampus Swasta

Pembatasan Mahasiswa Baru PTN Dinilai Jadi Angin Segar bagi Kampus Swasta

Nasional Galuh Parantri14 Maret 2026 / 21:10 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id)- Rencana Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) untuk membatasi jumlah penerimaan mahasiswa baru jenjang sarjana (S1) di perguruan tinggi negeri (PTN), terutama kampus berstatus Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH), dinilai dapat menjadi harapan baru bagi perguruan tinggi swasta (PTS). Kebijakan ini dianggap penting untuk menyeimbangkan ekosistem pendidikan tinggi yang selama ini dinilai timpang.

Handi RiszaWakil Rektor Universitas Paramadina (Foto: Dok. Univ Paramadina)
Handi Risza
Wakil Rektor Universitas Paramadina (Foto: Dok. Univ Paramadina)

Wakil Rektor Universitas Paramadina Handi Risza menyatakan kebijakan tersebut patut diapresiasi dan perlu segera dilaksanakan. Menurut dia, pembatasan penerimaan mahasiswa di PTN dapat membuka ruang yang lebih adil bagi PTS dalam menjaring mahasiswa baru.

“Kebijakan pembatasan penerimaan S1 di PTN merupakan angin segar bagi Perguruan Tinggi Swasta (PTS),” ujar Handi Risza berdasar keterangan tertulis yang diterima Redaksi Tutur.

Gagasan pembatasan tersebut sebelumnya disampaikan Direktur Kelembagaan Kemdiktisaintek, Prof. Mukhamad Najib, Ph.D., dalam sebuah acara kampus di Jakarta pada 12 Februari 2026. Najib menjelaskan bahwa ide pembatasan jumlah penerimaan jenjang S1 di kampus negeri, khususnya PTN-BH, selaras dengan rencana kebijakan kementerian.
Ia menegaskan Kemdiktisaintek memang akan membatasi jumlah kuota penerimaan jenjang S1 di PTN, terutama bagi perguruan tinggi yang berstatus badan hukum.

Data penerimaan mahasiswa baru menunjukkan besarnya kapasitas PTN dalam menyerap calon mahasiswa. Pada 2025, total daya tampung mahasiswa baru melalui jalur SNBP, SNBT, dan jalur mandiri mencapai 626.941 mahasiswa yang tersebar di 146 PTN, terdiri dari 76 PTN akademik, 44 vokasi, dan 26 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Jika dirata-ratakan, setiap PTN menerima sekitar 4.294 mahasiswa baru.

Ketimpangan juga terlihat dari perbandingan jumlah mahasiswa di PTN dan PTS. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa 127 PTN saat ini menampung 4.408.472 mahasiswa dengan 98.137 dosen pengampu. Artinya, rata-rata satu PTN memiliki sekitar 34.712 mahasiswa dengan 772 dosen.

Baca Juga  Deretan Penerima Bintang Jasa dari Presiden Prabowo, Kepala BGN Paling Mentereng

Sementara itu, 2.713 PTS menampung 4.833.473 mahasiswa dengan 169.638 dosen, atau rata-rata 1.781 mahasiswa dan 62 dosen per kampus.

Menurut Handi, banyak perguruan tinggi swasta kini menghadapi tekanan serius akibat penurunan jumlah mahasiswa baru.

“Saat ini banyak PTS sedang mengalami penurunan jumlah mahasiswa sebanyak 20%-30%, bahkan ada yang sudah tidak lagi menerima mahasiswa baru,” kata dia.

Kondisi tersebut berdampak langsung pada kemampuan operasional kampus swasta yang sebagian besar bergantung pada uang kuliah mahasiswa.

Ia menilai pemerintah perlu melakukan intervensi kebijakan untuk menjaga keberlangsungan PTS. Selain pembatasan penerimaan mahasiswa di PTN, Handi juga mendorong pemerintah mempertimbangkan pemberian Bantuan Operasional Perguruan Tinggi (BOPT) bagi PTS.

Selama ini dukungan operasional dari pemerintah dalam bentuk BOPTN hanya dinikmati oleh PTN, padahal perguruan tinggi swasta juga memiliki peran penting dalam menjalankan amanat konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Paramadina ptn Pts universitas paramadina
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleIran Klaim Sukses Pukul Mundur Kapal Induk USS Abraham Lincoln
Next Article Cek Fakta: Heboh Netanyahu Tewas Gara-gara Jari Tangan Ada Enam

Berita Lainnya

Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 09:19 WIB

Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 08:57 WIB

Nanik S Deyang Tak Muncul, BGN Pamer Opini ‘Pujian’ dari BPK

17 Juli 2026 / 16:14 WIB

Kabar Baik! Bansos BPNT Triwulan III 2026 Mulai Cair Rp 600.000, Cek Syarat dan Penerimanya

17 Juli 2026 / 13:08 WIB

Dua Kali Disambut Sri Sultan di Yogyakarta, Menkeu Purbaya Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan Inovasi Hijau

17 Juli 2026 / 13:01 WIB

Jangan Terlambat! Cek Lokasi SIM Keliling Jakarta 17 Juli 2026

17 Juli 2026 / 07:41 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Self-Care Nggak Harus Mahal: 8 Cara Jaga Kesehatan Mental Versi Realistis

Galuh Parantri05 Mei 2026 / 15:53 WIB

Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak

18 Juli 2026 / 16:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB

Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?

18 Juli 2026 / 16:00 WIB

Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul

18 Juli 2026 / 15:41 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.