Jakarta (tutur.co.id)- PT Patra Jasa mencatatkan kinerja bisnis positif sepanjang tahun buku 2025 dengan pertumbuhan pendapatan mencapai 17 persen atau sebesar Rp5,5 triliun. Capaian tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 yang digelar di Yudistira Ballroom, Patra Jasa Office Tower, Jakarta, Senin (4/5).
Berdasarkan laporan keuangan audited 2025, capaian pendapatan tersebut juga melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) sebesar 18 persen. Pertumbuhan kinerja didorong oleh kontribusi berbagai lini bisnis, terutama sektor Property Development yang meningkat seiring penyelesaian sejumlah proyek strategis.
Pj. VP Corporate Secretary PT Patra Jasa, Fadjar Djoko Santoso mengatakan pencapaian tersebut merupakan hasil konsistensi perusahaan dalam menjalankan setiap penugasan bisnis secara optimal.
“Pertumbuhan yang melampaui target ini menunjukkan bahwa setiap unit bisnis memiliki daya tahan dan kemampuan untuk terus berkembang di tengah dinamika industri. Kami juga tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan biaya agar sejalan dengan pertumbuhan pendapatan,” ujarnya berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Redaksi Tutur.
Melalui hasil RUPS Tahunan tersebut, Patra Jasa menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan nilai aset, memperkuat portofolio bisnis, serta menjaga standar layanan guna memberikan kontribusi berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan.
PT Patra Jasa sendiri telah beroperasi lebih dari 50 tahun dengan fokus pada tiga lini bisnis utama yakni Property Investment & Development, Hotels & Resorts, serta Services. Perusahaan mengelola sejumlah hotel di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Patra Malioboro Hotel, The Patra Bali Resort & Villas, hingga Patra Semarang Hotel & Convention.
Selain bisnis perhotelan, Patra Jasa juga mengelola gedung perkantoran seperti Grha Pertamina dan Patra Jasa Office Tower, kawasan hunian Patraland Residential, serta layanan terpadu melalui Patra Facility Management. Saat ini perusahaan juga terus mengembangkan sejumlah proyek strategis, termasuk Bobocabin Patra Parapat dan pengembangan Villa Kayu Patra Anyer.

