Jakarta (tutur.co.id)- Membeli baju baru saat Lebaran sudah menjadi tradisi bagi banyak keluarga. Momen ini sering dimanfaatkan untuk tampil lebih rapi dan segar saat bersilaturahmi. Tidak sedikit orang yang menggunakan sebagian THR untuk membeli baju Lebaran.
Namun agar tidak berujung boros, ada baiknya Anda tetap bijak dalam memilihnya. Baju Lebaran idealnya tidak hanya dipakai sekali, tetapi juga bisa digunakan di kesempatan lain.
Berikut beberapa tips yang bisa dipertimbangkan.
1. Cek dulu isi lemari
Sebelum membeli baju baru, coba lihat kembali koleksi pakaian yang sudah Anda miliki. Bisa jadi sebenarnya masih ada baju yang layak dipakai. Misalnya gamis warna pastel yang tahun lalu hanya dipakai sekali, atau tunik polos yang masih bagus. Anda mungkin hanya perlu menambahkan item kecil seperti hijab baru, belt, atau outer ringan agar tampilannya terasa berbeda.
2. Pilih yang mudah dipadu padankan
Jika ingin membeli baju baru, pilih model yang fleksibel dan mudah dipakai kembali. Contohnya atasan basic warna putih, blouse warna krem, atau tunik polos warna sage green. Atasan seperti ini bisa dipadukan dengan berbagai bawahan, misalnya celana hitam, rok plisket, atau kulot bahan. Setelah Lebaran pun masih bisa dipakai untuk kerja, pengajian, atau acara keluarga.
3. Utamakan kenyamanan
Lebaran biasanya diisi dengan aktivitas silaturahmi dari pagi hingga malam. Pilih bahan yang nyaman seperti katun, linen, atau rayon yang ringan dan menyerap keringat. Misalnya dress katun dengan potongan longgar atau tunik linen yang tidak terlalu tebal sehingga tetap nyaman dipakai seharian.
4. Sesuaikan dengan anggaran THR
Tentukan batas belanja sejak awal. Misalnya Anda mengalokasikan maksimal 20–30 persen dari THR untuk kebutuhan baju Lebaran. Dengan anggaran ini, Anda bisa fokus membeli satu set pakaian saja, seperti satu dress baru atau kombinasi blouse dan celana yang masih dalam batas kemampuan.
5. Hindari membeli karena tren semata
Tren baju Lebaran selalu berubah setiap tahun. Jika hanya mengikuti tren, kemungkinan pakaian tersebut jarang dipakai setelah momen Lebaran selesai. Pilih model yang lebih timeless seperti dress polos dengan potongan sederhana, kaftan minimalis tanpa terlalu banyak detail, atau setelan blouse dan celana lurus yang tetap relevan dipakai ke acara lain.
Dengan memilih baju secara lebih bijak, THR tidak hanya habis untuk belanja sesaat. Anda tetap bisa tampil rapi di hari raya sekaligus menjaga kondisi keuangan tetap aman setelah Lebaran. Pada akhirnya, yang membuat Lebaran terasa istimewa bukan hanya pakaian baru, tetapi momen kebersamaan dengan keluarga dan orang-orang terdekat.

