Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak
  • Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya
  • Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?
  • Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Hiburan»Paapa Essiedu Terima Ancaman Rasis Usai Jadi Snape di Serial Harry Potter HBO

Paapa Essiedu Terima Ancaman Rasis Usai Jadi Snape di Serial Harry Potter HBO

Hiburan Gusti Tetiro23 Maret 2026 / 19:28 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Foto aktor Paapa Essiedu yang diunggah di Instagram. (Akun Instagram @pessiedu)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Aktor Inggris Paapa Essiedu mengungkap sisi gelap popularitas setelah dirinya diumumkan memerankan karakter ikonik Profesor Severus Snape dalam serial Harry Potter. Alih-alih hanya mendapat sorotan positif, Essiedu justru menghadapi gelombang pelecehan rasial hingga ancaman pembunuhan di media sosial.

Dalam wawancara yang dikutip Antara dari The Hollywood Reporter, Essiedu mengaku kerap menerima pesan mengerikan. “Jika saya membuka Instagram, saya bisa melihat seseorang berkata, ‘Saya akan datang ke rumahmu dan membunuhmu’,” ujarnya. Meski ia mencoba merasionalisasi ancaman tersebut, tekanan psikologis tetap terasa.

Peran sebagai Snape sendiri bukanlah karakter biasa. Tokoh tersebut sebelumnya begitu melekat dengan sosok Alan Rickman dalam delapan film layar lebar sejak Harry Potter and the Sorcerer’s Stone. Warisan kuat ini membuat setiap interpretasi baru tak terelakkan dari perbandingan—bahkan penolakan.

Namun bagi Essiedu, tantangan ini justru menjadi bahan bakar. Ia menilai reaksi negatif yang sarat sentimen rasial tidak akan menghalangi komitmennya dalam membangun karakter Snape versi baru. “Itu membuat saya semakin ingin menjadikan karakter ini milik saya sendiri,” katanya.

Aktor yang juga dikenal lewat Black Mirror dan I May Destroy You itu mengaitkan perannya dengan pengalaman personal masa kecil. Ia mengingat bagaimana dulu dirinya membayangkan berada di dunia sihir Hogwarts, dan kini ingin menghadirkan representasi yang lebih luas bagi generasi baru penonton.

“Bayangkan seorang anak seperti saya bisa melihat dirinya ada di dunia itu—itu penting,” ujarnya, menegaskan bahwa representasi memiliki dampak nyata.

Meski demikian, Essiedu menilai masalah ini lebih besar dari sekadar komentar di media sosial. Ia menyebut pelecehan rasial sebagai persoalan sistemik yang masih mengakar. Bahkan jika ia memilih untuk tidak membaca komentar, realitas tersebut tetap ada dan dirasakan banyak orang.

Baca Juga  Saat Kuasa Hukum Nadiem Protes usai Hakim Bacakan Vonis: Yang Mulia Takut?

Produksi serial Harry Potter sendiri telah dimulai sejak Juli lalu di studio Warner Bros. Leavesden, Inggris. Proyek ambisius ini dirancang untuk mengadaptasi setiap novel karya J.K. Rowling menjadi satu musim tersendiri, menjanjikan eksplorasi cerita yang lebih mendalam dibanding versi film.

Di tengah tekanan dan kontroversi, Essiedu tetap melangkah maju—membawa semangat baru untuk karakter legendaris yang kini berada di persimpangan antara warisan lama dan interpretasi modern.

ancaman rasis Harry Potter HBO Paapa Essiedu Severus Snape
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleGaruda Indonesia Rugi Rp5,4 Triliun pada 2025, Armada Tak Siap Terbang Jadi Beban
Next Article Goldman Sachs Beri Alarm: Harga Minyak Bisa Meledak ke US$135, Selat Hormuz Jadi Pemicu

Berita Lainnya

Keren! Film Keluarga Indonesia Rajin Rajai Global Top 10 Netflix Tiap Minggu

11 Juli 2026 / 15:45 WIB

Pariwisata RI Melesat: Wisman Tembus 1,38 Juta, Malaysia Masih Jadi ‘Raja’

01 Juli 2026 / 22:07 WIB

Saat Kuasa Hukum Nadiem Protes usai Hakim Bacakan Vonis: Yang Mulia Takut?

30 Juni 2026 / 16:10 WIB

Jangan Lewatkan Pameran Hewan Peliharaan JIPS 2026, Catat Tanggal dan Waktunya

25 Juni 2026 / 14:11 WIB

Makna Lagu Rusak Ancur dari Slank, Kritik Kerusakan Lingkungan dan Proyek Pembangunan

13 Juni 2026 / 08:50 WIB

Bukan Cuma Bali, Destinasi Wisata Indonesia Ini Jadi Favorit Turis Asia

06 Juni 2026 / 09:03 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Cristian Chivu Antar Inter Milan Raih Dua Gelar pada Musim Perdananya

Deba Salamah15 Mei 2026 / 02:00 WIB

Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak

18 Juli 2026 / 16:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB

Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?

18 Juli 2026 / 16:00 WIB

Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul

18 Juli 2026 / 15:41 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.