Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Mesir Resmi Protes ke FIFA Minta Wasit Laga Kontra Argentina Diselidiki
  • Pemerintah Resmi Luncurkan Mandatori B50, Perkuat Kedaulatan Energi Nasional
  • Kejagung Buka Suara Terkait ‘Ribut’ dengan Polri
  • Prabowo Beberkan Jalan Panjang Peluncuran Biodiesel B50, Estafet Tiga Presiden
  • SETARA Institute Desak Presiden Usut Oknum TNI Halangi Penegakan Hukum
  • Misteri Kaca Pecah di Kantor BGN, Polisi Bantah karena Tembakan
  • KPK Tahan Ma’ruf Cahyono Kasus Gratifikasi Setjen MPR
  • Langkah Bersejarah: Trump Resmi Coret Suriah dari Daftar Negara Sponsor Terorisme
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Sepakbola»Mesir Resmi Protes ke FIFA Minta Wasit Laga Kontra Argentina Diselidiki

Mesir Resmi Protes ke FIFA Minta Wasit Laga Kontra Argentina Diselidiki

Sepakbola Deba Salamah09 Juli 2026 / 23:08 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Markas besar (kantor pusat) FIFA terletak di Zurich, Swiss. (FIFA)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kairo (Tutur.co.id) – Federasi Sepak Bola Mesir (EFA) resmi mengajukan protes kepada FIFA menyusul kontroversi yang mewarnai kekalahan 2-3 dari Argentina pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. EFA meminta badan sepak bola dunia itu menyelidiki seluruh perangkat pertandingan yang memimpin laga karena dinilai melakukan sejumlah kesalahan krusial yang merugikan Mesir hingga gagal melaju ke perempat final.

Dalam pernyataan resminya yang dirilis Rabu, Presiden EFA Hany Abou Rida mengajukan pengaduan terhadap wasit asal Prancis, Francois Letexier, beserta tim asistennya. Federasi menilai terdapat kesalahan-kesalahan serius dalam pengambilan keputusan serta penerapan standar yang tidak konsisten sepanjang pertandingan.

“Hany Abou Rida, Presiden Federasi Sepak Bola Mesir, telah mengajukan pengaduan kepada FIFA dengan menuntut penyelidikan terhadap wasit asal Prancis, Francois Letexier, setelah kesalahan-kesalahan serius yang dilakukan tim wasit serta penerapan standar ganda yang menyebabkan tim nasional Mesir kalah dan tersingkir dari Piala Dunia,” demikian pernyataan resmi EFA.

Tidak hanya meminta investigasi terhadap wasit utama, EFA juga mendesak FIFA menyelidiki tim Video Assistant Referee (VAR). Menurut mereka, terdapat beberapa momen penting yang seharusnya ditinjau ulang, tetapi diabaikan begitu saja. Federasi bahkan meminta seluruh kru wasit yang bertugas pada pertandingan tersebut dicoret dari sisa turnamen apabila terbukti melakukan pelanggaran dalam penerapan regulasi.

Kontroversi terbesar terjadi ketika Mesir yang sedang unggul berhasil mencetak gol melalui Mostafa Zico pada babak kedua. Namun, gol tersebut dianulir setelah VAR menilai gelandang Marwan Attia melakukan pelanggaran dengan menginjak kaki bek Argentina, Lisandro Martinez, pada awal proses terciptanya gol.

Selain itu, kubu Mesir juga mempersoalkan insiden beberapa detik sebelum gol kemenangan Argentina tercipta. Mereka menilai Mohamed Salah dijatuhkan di dalam kotak penalti, tetapi wasit tidak memberikan pelanggaran maupun melakukan peninjauan melalui VAR. Dari situasi itulah Argentina melancarkan serangan balik yang berujung pada gol penentu kemenangan di masa injury time untuk memastikan skor akhir 3-2.

Baca Juga  Uruguay vs Tanjung Verde: Akankah Vozinha Kembali Jadi Pahlawan?

Pelatih Mesir, Hossam Hassan, sebelumnya juga melontarkan kritik keras terhadap kepemimpinan wasit. Menurutnya, sejumlah keputusan yang diambil telah merugikan timnya dan memengaruhi hasil pertandingan.

“Mungkin mereka ingin mempertahankan juara dunia tetap berada di turnamen. Mungkin mereka ingin Messi tetap memiliki peluang melanjutkan perjalanan,” ujar Hassan seusai pertandingan.

Meski harus mengakhiri langkah di babak 16 besar, Mesir menegaskan akan terus memperjuangkan protes tersebut. EFA berharap FIFA memberikan penjelasan yang transparan atas berbagai keputusan kontroversial dalam laga melawan Argentina demi menjaga integritas dan kredibilitas Piala Dunia 2026.

Argentina Babak 16 Besar FIFA Mesir Piala Dunia 2026
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePemerintah Resmi Luncurkan Mandatori B50, Perkuat Kedaulatan Energi Nasional

Berita Lainnya

Prancis vs Maroko: Saatnya Singa Atlas Membalas Luka Semifinal Piala Dunia 2022

08 Juli 2026 / 12:00 WIB

Cerita Lionel Messi Patahkan Ramalan Dukun Sakti Ghana

08 Juli 2026 / 09:51 WIB

Penyerang Mesir: Wasit Penyebab Kami Tersingkir

08 Juli 2026 / 08:00 WIB

Swiss Akhiri Penantian 72 Tahun dan Melaju ke Delapan Besar Piala Dunia 2026

08 Juli 2026 / 07:16 WIB

Hossam Hassan Murka! Tuding Wasit Rampok Mimpi Rakyat Mesir

08 Juli 2026 / 07:03 WIB

Air Mata Messi Iringi Comeback Epik Argentina Bungkam Mesir

08 Juli 2026 / 03:00 WIB
Form Komentar Cancel Reply

KAI Sampaikan Permohonan Maaf Terkait Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Deba Salamah28 April 2026 / 01:30 WIB

Mesir Resmi Protes ke FIFA Minta Wasit Laga Kontra Argentina Diselidiki

09 Juli 2026 / 23:08 WIB

Pemerintah Resmi Luncurkan Mandatori B50, Perkuat Kedaulatan Energi Nasional

09 Juli 2026 / 21:23 WIB

Kejagung Buka Suara Terkait ‘Ribut’ dengan Polri

09 Juli 2026 / 18:39 WIB

Prabowo Beberkan Jalan Panjang Peluncuran Biodiesel B50, Estafet Tiga Presiden

09 Juli 2026 / 18:30 WIB

SETARA Institute Desak Presiden Usut Oknum TNI Halangi Penegakan Hukum

09 Juli 2026 / 18:02 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.