Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Health»Mengemudi Saat Banjir, Uji Nyali atau Uji Etika?

Mengemudi Saat Banjir, Uji Nyali atau Uji Etika?

Health Galuh Parantri13 Januari 2026 / 17:26 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Jalan banjir (Foto: Ilustrasi Canva)
Jalan banjir (Foto: Ilustrasi Canva)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Kondisi jalan dengan genangan air bahkan banjir sering datang tanpa permisi. Genangan air banjir yang makin meninggi kerap dibarengi dengan emosi para pengemudi kendaraan.

Saat berada dalam kondisi inilah bentuk ujian bagi Anda. Tak hanya perkara menjaga kondisi kendaraan Anda yang butuh keterampilan, yang lebih penting adalah bagaimana mengendalikan emosi dalam bersikap.

Berikut sejumlah etika baik yang harus diterapkan saat mengemudi dalam kondisi banjir dan macet.

Turunkan Kecepatan.

Menurunkan laju kendaraan saat kondisi banjir bukanlah bentuk keragu-raguan, melainkan bentuk kehati-hatian. Dengan memperlambat kecepatan kendaraan saat mengemudi di saat hjjan dan banjir, tandanya Anda mengutamakan keselamatan.

Tidak Memaksa Menerobos Genangan di Jalan yang Tidak Familiar

Saat berhadapan dengan genangan air di tengah jalan, dan Anda tidak tahu persis daerah jalan tersebut, lebih baik menahan diri. Tunggu hingga air surut atau cari alternatif jalan lain. Bila nekad, kerusakan mobil Anda yang jadi taruhan.

Jaga Jarak Kendaraan

Kondisi hujan dan banjir memang menguji kesabaran. Pastikan kendaraan Anda tetap pada antrian lajur jaga jaraknya dan ikuti ritme sekitar. Tidak perlu menyerobot atau memotong jalan. Hal tersebut hanya akan memperparah kondisi di sekeliling.

Atur Emosi

Tak perlu membunyikan klakson berlebihan, berkata kasar atau juga menunjukkan gestur marah saat berhadapan dengan kondisi jalan saat hujan banjir. Hal-hal tersebut tak akan membuat banjir di hadapan mereda. Justru energi Anda terkuras. Jadi lebih baik tetap jaga fokus dan waspada.

Berempati Sesama Pengguna Jalan

Jalan digunakan bersama-sama dengan pengendara kendaraan lain dan juga pejalan kaki. Saat hujan banjir ingatlah gerakan kendaraan Anda dapat menciptakan cipratan atau gelombang. Atur sebisa mungkin kecepatan sebagai bentuk memberi ruang aman nyaman meski kondisi sulit.

Baca Juga  Hujan Deras, 55 RT di Jaksel dan Jakbar Terendam Banjir

Kebiasaan baik di balik kemudi layaknya diterapkan tak hanya saat hujan dan banjir saja. Junjung tinggi keselamatan bersama di jalan raya.

 

Banjir etika Kemacetan kesehatan mental macet stres
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePascabencana Sumbar, Tito Ajak Daerah Keroyok Pemulihan
Next Article Video: Habiburokhman Buka Suara Soal Pandji Pragiwaksono

Berita Lainnya

Operasi Senyap Mobil Merek China, Kuasai 18 Persen Pasar Otomotif Indonesia

15 Juli 2026 / 20:27 WIB

Mobil Mitsubishi Bakal Diproduksi Karyawan Robot, Mulai 2027!

15 Juli 2026 / 13:07 WIB

Jalan Kapten Tendean Kembali Normal Usai JPO Dibongkar

15 Juli 2026 / 09:39 WIB

Kejutan GIIAS 2026! Honda Super-One Bakal Meluncur, Pertahankan Karakter di Era Listrik

14 Juli 2026 / 22:45 WIB

Siap-siap GIIAS 2026 Hadir di 5 Kota Besar, Surabaya hingga Makassar

14 Juli 2026 / 14:00 WIB

Buruan Serbu! GIIAS 2026 Buka Presale Tiket Diskon 25 Persen

14 Juli 2026 / 02:06 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Teken MoU, Freeport Dapat Izin Tambang hingga 2041

Toto Pribadi19 Februari 2026 / 13:31 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.