Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Makro»Mendag Jajaki Pasar Afrika dan Asia, Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah

Mendag Jajaki Pasar Afrika dan Asia, Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah

Makro Gusti Tetiro04 Mei 2026 / 09:28 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Menteri Perdagangan Budi Santoso (Foto: Tutur/Antara/Hafidz Mubarak)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) —  Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan pemerintah mulai menjajaki pasar ekspor baru di kawasan Afrika dan Asia sebagai langkah antisipatif terhadap dampak konflik di Timur Tengah.

“Nah kita mencoba menjajaknya di Afrika kemudian di Asia untuk menggantikan pasar di Timur Tengah,” ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Minggu (3/5/2026).

Menurut Budi, upaya mencari pasar baru tidak sesulit yang dibayangkan. Ia menilai kondisi krisis global justru dapat membuka peluang ekspansi ekspor bagi Indonesia, seperti yang pernah terjadi saat pandemi COVID-19.

“Tetapi pengalaman tahun lalu seperti waktu COVID itu kalau terjadi krisis termasuk krisis geopolitik, itu biasanya pasar-pasar baru terbuka. Karena ada kan negara-negara tentu yang pasokannya berhenti. Nah kita kesempatan masuk,” katanya.

Di tengah dinamika tersebut, kinerja ekspor Indonesia pada awal 2026 masih menunjukkan tren positif. Sepanjang Januari hingga Februari 2026, ekspor tercatat tumbuh sekitar 2,19%.

Selain itu, neraca perdagangan dengan kawasan Timur Tengah juga masih mencatatkan surplus, khususnya pada sektor nonmigas.

“Timur Tengah, itu Januari, Februari kita masih surplus non-migasnya surplus US$ 641 juta. Jadi masih positif yang benar-benar nanti bulan Maret dan seterusnya tetap tumbuh,” ujarnya.

Baca Juga  Rencana Pengguna Tol Bakal Dikenakan PPN, Makin Mahal!
ekspor Indonesia 2026 headline pasar ekspor baru perdagangan internasional Timur Tengah
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMenkeu Purbaya Asik Berenang di Tengah Kabar Alami Sakit
Next Article China Pertahankan Piala Thomas Usai Bekuk Kuda Hitam Prancis

Berita Lainnya

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa

17 Juli 2026 / 21:26 WIB

Gunakan Rompi Pink, Don Ritto Ditahan Kejagung Kasus Dugaan TPPU

17 Juli 2026 / 20:09 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Utamakan Prinsip Kehati-hatian, BPOM Hentikan Peredaran Susu Formula Nestlé S-26

Gusti Tetiro15 Januari 2026 / 10:36 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.