Jakarta (Tutur.co.id) – Striker Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra, dipastikan absen pada laga terakhir FIFA Series 2026 melawan Bulgaria di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026) malam, setelah mengalami cedera. Sebagai pengganti, pelatih John Herdman memanggil Jens Raven untuk mengisi lini depan skuad Garuda.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menjelaskan keputusan tersebut diambil berdasarkan kesamaan posisi antara Raven dan Zijlstra sebagai penyerang. Jika diturunkan, pemain Bali United tersebut berpeluang menjalani debutnya bersama tim senior, setelah sebelumnya tampil di level usia muda.
“Pertimbangannya karena Jens dan Mauro sama-sama bermain sebagai striker,” ujar Sumardji saat ditemui di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu.
Penjelasan ini sekaligus menjawab spekulasi publik mengenai tidak dipilihnya Ezra Walian, yang tengah tampil impresif di kompetisi domestik. Bersama Persik Kediri, Ezra mencatatkan kontribusi 15 gol (enam gol dan sembilan assist) di BRI Super League musim ini.
Sementara itu, Raven baru mencatatkan satu gol dan dua assist dari 18 penampilan bersama Bali United. Meski demikian, faktor kebutuhan taktis dan kesesuaian posisi menjadi pertimbangan utama dalam pemilihan pemain.
PSSI menyebut cedera yang dialami Zijlstra terjadi akibat benturan saat laga melawan Saint Kitts & Nevis, Jumat lalu. Pada pertandingan tersebut, Zijlstra masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-72 menggantikan Ramadhan Sananta.
Ia langsung mencuri perhatian dengan mencetak gol debut hanya tiga menit setelah masuk lapangan, memanfaatkan umpan dari Joey Pelupessy.
Absennya Zijlstra tentu menjadi kehilangan bagi lini depan Indonesia. Namun, kehadiran Raven membuka peluang baru sekaligus menjadi momen penting bagi regenerasi skuad Garuda dalam menghadapi laga krusial melawan Bulgaria.

