Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
  • Layanan Shared Services Pertamina Raih Tiga Penghargaan Global di SSOW Impact Awards AustralAsia 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Techno»Google Luncurkan Lyria 3 Pro, AI Musik Canggih yang Bisa Buat Lagu Hingga 3 Menit

Google Luncurkan Lyria 3 Pro, AI Musik Canggih yang Bisa Buat Lagu Hingga 3 Menit

Techno Sasha Widiawati26 Maret 2026 / 03:49 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Google hadirkan Lyria 3 Pro, AI musik terbaru yang mampu membuat lagu hingga 3 menit dengan kontrol kreatif lebih detail.
Google hadirkan Lyria 3 Pro, AI musik terbaru yang mampu membuat lagu hingga 3 menit dengan kontrol kreatif lebih detail.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Google kembali memperkuat inovasi di bidang kecerdasan buatan dengan meluncurkan Lyria 3 Pro, model generasi musik terbaru yang memungkinkan pembuatan lagu berdurasi lebih panjang hingga tiga menit dengan kontrol kreatif yang lebih mendalam. Teknologi ini menjadi pengembangan lanjutan dari Lyria 3 yang sebelumnya diperkenalkan untuk mendorong ekspresi kreatif pengguna.

Perusahaan teknologi Google menyebutkan bahwa Lyria 3 Pro dirancang untuk memahami struktur musik secara lebih komprehensif. Pengguna kini dapat mengatur elemen spesifik seperti intro, verse, chorus hingga bridge dalam sebuah lagu, membuka peluang eksplorasi yang lebih luas bagi kreator, musisi, maupun pengembang aplikasi.

Dengan peningkatan tersebut, Lyria 3 Pro tidak hanya berfungsi sebagai alat pembuat musik otomatis, tetapi juga sebagai platform eksperimen yang mampu menghasilkan komposisi kompleks dengan transisi yang lebih halus. Hal ini menjadikannya relevan bagi berbagai kebutuhan, mulai dari produksi konten digital hingga industri kreatif profesional.

Google juga memperluas akses penggunaan Lyria 3 Pro ke berbagai produk dan layanan. Di antaranya melalui Vertex AI yang kini menyediakan akses pratinjau publik bagi pelaku bisnis untuk menghasilkan audio berkualitas tinggi dalam skala besar. Platform ini dinilai dapat membantu perusahaan dalam menciptakan soundtrack khusus, termasuk untuk kebutuhan gim dan konten multimedia.

Selain itu, integrasi juga dilakukan pada Google AI Studio dan Gemini API, yang memungkinkan pengembang membangun alat kreatif generasi baru dengan fleksibilitas tinggi dalam produksi musik. Sementara itu, aplikasi Google Vids turut menghadirkan fitur Lyria 3 dan Lyria 3 Pro untuk menambahkan musik kustom ke berbagai jenis video, mulai dari proyek kreatif hingga kebutuhan pemasaran.

Pengguna aplikasi Gemini juga mulai dapat menikmati kemampuan pembuatan musik berdurasi panjang, khususnya bagi pelanggan berbayar. Fitur ini memungkinkan pembuatan soundtrack personal untuk vlog, podcast, hingga video tutorial dengan tingkat detail yang lebih tinggi.

Baca Juga  Telkom Dorong Blueprint Kedaulatan Digital Lewat Kolaborasi Regulator dan Industri

Di sisi lain, Google memperkenalkan ProducerAI, sebuah alat kolaboratif yang dirancang untuk membantu musisi, produser, dan penulis lagu dalam mengembangkan karya secara iteratif. Dengan dukungan Lyria 3 Pro, platform ini menghadirkan pengalaman berbasis AI yang mampu mendukung proses kreatif dari tahap awal hingga komposisi lengkap.

Pengembangan teknologi ini tidak lepas dari kolaborasi dengan pelaku industri musik. Google melalui inisiatif Music AI Sandbox melibatkan musisi dan produser dalam menguji serta menyempurnakan fitur yang ada. Salah satu kolaborator, Yung Spielburg, diketahui telah memanfaatkan Lyria dalam proses produksi musik untuk film pendek garapan Google DeepMind.

Selain itu, kolaborasi juga dilakukan dengan DJ dan produser François K yang menggunakan teknologi ini dalam proses kreatif pembuatan lagu terbarunya.

Google menegaskan bahwa pengembangan Lyria 3 Pro tetap mengedepankan prinsip tanggung jawab. Model ini dilatih menggunakan materi yang sah sesuai perjanjian dan hukum yang berlaku, serta dilengkapi sistem filter untuk mencegah pelanggaran hak cipta. Teknologi ini juga tidak meniru gaya artis secara langsung, melainkan hanya mengambil inspirasi umum dari permintaan pengguna.

Sebagai langkah tambahan, setiap konten yang dihasilkan oleh Lyria 3 Pro disematkan watermark digital SynthID untuk memastikan transparansi dan identifikasi konten berbasis AI.

Dengan peluncuran ini, Google menargetkan Lyria 3 Pro dapat dimanfaatkan secara luas oleh profesional, pengembang, hingga kreator individu dalam menghasilkan musik berkualitas tinggi secara lebih cepat dan fleksibel, sekaligus mendorong transformasi industri kreatif berbasis kecerdasan buatan. (sas)

Artificial intelligence Google
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePemkot Surabaya Percepat Program Kampung Pancasila Pasca Lebaran 2026, Target Rampung Awal April
Next Article Banjir Rendam 6.650 Rumah di Pasuruan, Kecamatan Beji Terparah dengan Ketinggian Air Capai 1,5 Meter

Berita Lainnya

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB

Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026

18 Juli 2026 / 11:20 WIB

Telkom CorpU Dorong Transformasi Talenta Lewat Forum CorpU Association Insight

17 Juli 2026 / 14:42 WIB

Menuju Era Baru AI, Apple Resmi Ungkap iOS 27 dengan Revolusi Siri AI

16 Juli 2026 / 14:14 WIB

Mobil Mitsubishi Bakal Diproduksi Karyawan Robot, Mulai 2027!

15 Juli 2026 / 13:07 WIB

Telkom dan EDB Singapura Perkuat Kolaborasi Infrastruktur Digital Berkelanjutan

13 Juli 2026 / 20:33 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Video: Jaga Stabilitas Rupiah, Bank Indonesia Akan Batasi Pembelian Dolar

Kristo Suryokusumo18 Maret 2026 / 13:15 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat

18 Juli 2026 / 19:04 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.