Tasikmalaya (tutur.co.id)- Upaya menghadirkan lingkungan sehat dimulai dari akses sanitasi yang layak. Komitmen itu mengantarkan LKC Dompet Dhuafa Jawa Barat menerima sertifikat penghargaan atas kolaborasinya dalam Program Kampung Sehat Sanitasi (Sehati) di Kelurahan Karsamenak, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Senin (23/2/2026).
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi dalam peningkatan akses sanitasi sekaligus percepatan program Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS).
Sepanjang Juli hingga Desember 2025, LKC Dompet Dhuafa Jawa Barat menyalurkan stimulan pembangunan 96 unit jamban sehat bagi 96 kepala keluarga di Kelurahan Karsamenak. Program ini dirancang untuk mendorong perubahan perilaku hidup bersih dan sehat serta menekan risiko penyakit berbasis lingkungan.
Kepala Puskesmas Kawalu, dr. Budy Nugraha, M.M.Kes, menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut. “Kami menyampaikan terima kasih kepada LKC Dompet Dhuafa Jawa Barat atas kontribusinya dalam Program Kampung Sehati melalui stimulan 96 unit jamban sehat. Bantuan ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan akses sanitasi layak serta mendukung percepatan Stop BABS dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Kepala LKC Dompet Dhuafa Jawa Barat, Filly Muharani, menegaskan di dalam siaran pers yang diterima Redaksi Tutur, bahwa capaian ini merupakan hasil sinergi lintas sektor. “Kolaborasi antara lembaga sosial, pemerintah, dan masyarakat mampu menghadirkan perubahan signifikan bagi kualitas kesehatan. Intervensi akses sanitasi layak dan percepatan Stop BABS menjadi bagian dari komitmen kami memperkuat kesehatan lingkungan secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Kolaborasi ini diharapkan terus berlanjut guna mempercepat terwujudnya lingkungan yang sehat, aman, dan bermartabat bagi masyarakat.

