Tel Aviv (Tutur.co.id) — Langit malam di Tel Aviv dilaporkan dipenuhi kilatan cahaya saat sejumlah proyektil melintas menuju wilayah tersebut. Sejumlah laporan menyebutkan objek-objek itu sebagai munisi klaster yang diduga diluncurkan dari Iran, meski klaim ini belum terverifikasi secara independen.
Rekaman yang beredar di media sosial memperlihatkan cahaya-cahaya kecil menyebar di udara, menciptakan efek seperti “hujan pijar” sebelum meredup. Fenomena ini kerap diasosiasikan dengan jenis munisi tertentu yang melepaskan submunisi di udara.
Namun, otoritas setempat belum memberikan rincian teknis mengenai jenis persenjataan yang digunakan. Belum ada laporan resmi mengenai korban maupun tingkat kerusakan akibat insiden tersebut.
Dilansir dari grup telegram, sistem pertahanan udara Israel dilaporkan saat ini berada dalam status siaga tinggi, menyusul meningkatnya intensitas serangan lintas wilayah dalam beberapa waktu terakhir.
Perlu diketahui, senjata klaster adalah munisi yang dijatuhkan dari udara atau diluncurkan dari darat yang melepaskan ratusan submunisi (bom kecil) di area luas untuk menghancurkan personel dan kendaraan.
Karena bahaya jangka panjang dari bom kecil yang gagal meledak dan dampaknya terhadap warga sipil, senjata ini dilarang oleh Konvensi tentang Amunisi Klaster 2008.

