Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
  • Layanan Shared Services Pertamina Raih Tiga Penghargaan Global di SSOW Impact Awards AustralAsia 2026
  • OPINI: Takdir di Balik Lionel Messi, Memandikan Bayi Lamine Yamal 19 Tahun Lalu, Kini Keduanya Berhadapan di Final Piala Dunia 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»Konflik Timur Tengah Juga Goyang Pasokan Emas Dunia, India Paling Teriak

Konflik Timur Tengah Juga Goyang Pasokan Emas Dunia, India Paling Teriak

Market Toto Pribadi05 Maret 2026 / 14:14 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Grafis Ilustrasi perdangan dan harga emas dunia. (Foto: Tutur/Ilustrasi)
Grafis Ilustrasi perdangan dan harga emas dunia. (Foto: Tutur/Ilustrasi)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Dubai (Tutur.co.id) – Operasi militer yang dilakukan Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan menyasar Iran rupanya tak hanya berdampak pada pasokan minyak dunia. Larangan terbang yang diterapkan negara-negara Timur Tengah paska pecah perang plus penutupan Selat Hormuz membuat pasokan emas dan perak dunia juga terganggu.

Bukan rahasia lagi jika Uni Emirat Arab (UAE) adalah salah satu negara penghasil emas dan perak terbesar di dunia. Namun kini suplai emas dan perak mereka harus terganggu setelah pecah perang Iran kontra AS dan Israel. Terutama setelah penerbangan di Dubai banyak yang dicancel.

Menurut John Reed, Senior Market Strategist di World Gold Council, gangguan ini langsung berdampak pada harga dan distribusi emas dunia. Di India, harga emas yang sebelumnya diperdagangkan dengan diskon 50 dolar AS per ons kini sudah berada pada level paritas.

Dubai: Simpul Emas Dunia

Menurut laporan Financial Times, Dubai merupakan pusat transit logam mulia terbesar di dunia, menangani sekitar 20 persen arus emas internasional tahun lalu. Uni Emirat Arab menerima logam hasil tambang Afrika untuk diproses, sekaligus menjadi titik transit utama pengiriman dari Eropa ke Asia.

Pada 2024, Dubai tercatat sebagai eksportir emas terbesar kedua di dunia dengan nilai sekitar 60 miliar dolar AS, dengan India sebagai penerima terbesar.

Sementara itu, Swiss Confederation memimpin sebagai eksportir emas global dengan nilai lebih dari 110 miliar dolar AS, berkat fasilitas pemurnian utamanya yang menjadi pusat penyulingan emas dunia.

India dan China Paling Rentan

India, sebagai produsen perhiasan terbesar di dunia, diperkirakan menjadi pihak yang paling terdampak akibat terganggunya jalur transit Dubai. Gangguan ini berpotensi menghambat pasokan bahan baku bagi industri perhiasan domestik yang sangat bergantung pada impor emas.

Baca Juga  Brasil Bangkit! Haiti Jadi Korban Perdana Goyangan Samba

Tidak hanya emas, distribusi perak juga menghadapi tantangan serius. Permintaan investor ritel China terhadap perak melonjak dalam beberapa bulan terakhir, mendorong harga dari sekitar 50 dolar AS per ons pada Oktober–November menjadi rekor 121,6 dolar AS pada 29 Januari, sebelum mengalami koreksi tajam. Persediaan perak di China kini berada di level terendah dalam satu dekade.

Batangan perak yang biasanya dibersihkan (cleared) di London dan dikirim melalui Dubai kini harus dialihkan ke rute lain. Situasi serupa juga berlaku untuk emas batangan, meskipun dampaknya tidak sebesar pada perak.

Pada perdagangan Rabu, harga spot perak di London berada di level 85,4 dolar AS per ons. Sementara emas, yang sempat menyentuh 5.595,5 dolar AS per ons pada akhir Januari, kini diperdagangkan di sekitar 5.170 dolar AS.

Volatilitas Masih Mengintai

Gangguan logistik akibat risiko militer di kawasan Teluk menunjukkan betapa rapuhnya rantai pasok logam mulia global yang sangat bergantung pada jalur udara. Jika pembatasan penerbangan berlangsung lebih lama, tekanan pada harga emas dan perak bisa terus berlanjut, memperkuat volatilitas di pasar komoditas internasional.

Dalam kondisi ketidakpastian geopolitik, emas kembali menegaskan perannya sebagai aset lindung nilai. Namun ironisnya, justru logistik fisiknya kini menjadi tantangan terbesar bagi pasar global.Arm

Dubai EMAS harga emas headline india iran uni emirat arab
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleIDF Israel Gempur Hezbollah di Lebanon, Targetkan Pabrik Drone
Next Article 30 WNI Tertahan di Abu Dhabi Akhirnya Dipulangkan

Berita Lainnya

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan

18 Juli 2026 / 18:39 WIB

OPINI: Takdir di Balik Lionel Messi, Memandikan Bayi Lamine Yamal 19 Tahun Lalu, Kini Keduanya Berhadapan di Final Piala Dunia 2026

18 Juli 2026 / 18:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB
Form Komentar Cancel Reply

BNI Himpun USD700 Juta dari AT1, Permintaan Investor Oversubscribe 3,6 Kali

Toto Pribadi29 April 2026 / 21:30 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat

18 Juli 2026 / 19:04 WIB

Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?

18 Juli 2026 / 19:00 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.