Washington DC (Tutur.co.id) – Kapal induk Amerika Serikat, USS Gerald R. Ford, dilaporkan telah meninggalkan kawasan Timur Tengah setelah menjalani penugasan panjang yang berlangsung lebih dari 10 bulan.
Seorang pejabat AS menyatakan bahwa kapal tersebut telah menyelesaikan operasi militernya di wilayah tersebut, termasuk keterlibatan dalam operasi terkait konflik dengan Iran.
Kepergian USS Gerald R. Ford menandai berkurangnya kehadiran militer Amerika Serikat di kawasan itu. Meski demikian, dua kapal induk lainnya, yaitu USS Abraham Lincoln dan USS George H.W. Bush, masih tetap beroperasi di wilayah Timur Tengah.
Kapal induk tersebut sebelumnya memulai penugasan pada Juni 2025 dari pangkalan di Virginia, Amerika Serikat. Dalam perjalanannya, kapal ini sempat menjalankan berbagai misi, mulai dari operasi di Amerika Latin hingga akhirnya ditempatkan di Timur Tengah saat ketegangan dengan Iran meningkat.
Selama masa penugasan, USS Gerald R. Ford juga menghadapi sejumlah insiden teknis, termasuk kebakaran di ruang laundry pada Maret yang menyebabkan dua awak mengalami luka.
Dengan berakhirnya penugasan ini, kapal induk tersebut diperkirakan akan kembali ke pangkalan asalnya untuk menjalani perawatan dan pemulihan setelah salah satu periode penugasan terpanjang bagi kapal induk AS sejak era pasca-Perang Vietnam.

