Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
  • Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Internasional»Jelang Pertemuan Trump dan Xi Jinping, Menteri Keuangan AS Minta Tiongkok Bujuk Iran

Jelang Pertemuan Trump dan Xi Jinping, Menteri Keuangan AS Minta Tiongkok Bujuk Iran

Internasional Toto Pribadi05 Mei 2026 / 20:22 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi kapal di Selat Hormuz (Foto: Tutur/ Ilustrasi AI)
Ilustrasi kapal di Selat Hormuz (Foto: Tutur/ Ilustrasi AI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Washington (tutur.co.id) – Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent sangat berharap China meningkatkan upaya diplomatiknya guna membujuk Iran untuk membuka Selat Hormuz. Hal itu disampaikannya menjelang pertemuan Presiden Donald Trump dan Presiden Republik Rakyat Tiongkok Xi Jinping, minggu depan.

“China, mari kita lihat Langkah mereka meningkatkan diplomasi dan membuat Iran membuka selat (Hormuz) tersebut,” kata Bessent selama wawancara langsung di Fox News Channel, Selasa 5 Mei 2026.

Bessent menambahkan fakta bahwa China saat ini telah membeli 90 persen energi dari Iran dianggapnya sebagai bantuan Beijing untuk negara sponsor terorisme terbesar. Karena itu Bessent mendesak China untuk bergabung dalam operasi internasional untuk membuka Selat Hormuz.

Bessent menambahkan bahwa China dan Rusia harus berhenti menghalangi inisiatif yang sedang berjalan melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa, seperti resolusi yang mendorong langkah-langkah untuk melindungi pelayaran komersial di Selat Hormuz.

Rencananya Trump dan Xi akan bertukar pandangan tentang hal ini secara langsung selama pertemuan puncak mereka pada 14-15 Mei mendatang di Beijing.

Namun, ia menekankan bahwa keduanya akan berupaya untuk mempertahankan stabilitas dalam hubungan AS-Tiongkok yang telah terjalin melalui gencatan senjata perdagangan yang dicapai Oktober lalu di Busan, Korea Selatan.

“Kami telah memiliki stabilitas yang luar biasa dalam hubungan ini, dan sekali lagi, itu berasal dari rasa hormat yang besar antara kedua pemimpin,” katanya.

Bessent juga menegaskan bahwa Amerika Serikat sepenuhnya mengendalikan Selat Hormuz melalui blokade terhadap pelayaran Iran dan bahwa operasi Angkatan Laut AS yang baru untuk memandu pelayaran melalui jalur air strategis tersebut akan menurunkan harga minyak.

Ia menyebut harga bahan bakar yang tinggi sebagai “penyimpangan sementara” akan berakhir dalam beberapa minggu atau bulan kedepan.

Baca Juga  Telah Keluar Perintah Iran untuk Houthi Yaman, Blokade Laut Merah!

“Sekali lagi, kami menyadari bahwa kenaikan harga jangka pendek ini memengaruhi rakyat Amerika Serikat, tetapi saya juga yakin bahwa setelah ini, harga akan turun dengan sangat cepat,” pungkas Bessent.

Donald Trump Penutupan Selat Hormuz Perang Iran selat hormuz Xi Jinping
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePembiayaan Multifinance Capai Rp514,09 Triliun per Maret 2026
Next Article Mengukur Untung Rugi Potongan Ojol 8 Persen dari Bingkai Media

Berita Lainnya

Gencatan Senjata Runtuh! Langit Kuwait dan Bahrain Mencekam

16 Juli 2026 / 22:58 WIB

Telah Keluar Perintah Iran untuk Houthi Yaman, Blokade Laut Merah!

16 Juli 2026 / 22:01 WIB

Tensi Kawasan Teluk Kembali Memanas, Dubes Yaman Sowan Anis Matta

15 Juli 2026 / 19:55 WIB

IRGC Masuk Daftar Teroris, Tentara Islam Iran Kecam Parlemen Inggris

15 Juli 2026 / 19:32 WIB

Tulisan Tangan Duka Cita Presiden Prabowo atas Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa

15 Juli 2026 / 16:44 WIB

Jusuf Kalla Kirim Doa Atas Wafatnya Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani

14 Juli 2026 / 14:04 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Mirae Asset: Peringkat BBB S&P Jadi Sentimen Positif, Namun Risiko Ekonomi Masih Membayangi

Gusti Tetiro17 Juli 2026 / 05:24 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026

18 Juli 2026 / 11:20 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.