Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Nasional»Jamaah Dipersekusi, Ini Respon Ketua Umum PP Muhammadiyah

Jamaah Dipersekusi, Ini Respon Ketua Umum PP Muhammadiyah

Nasional Toto Pribadi22 Maret 2026 / 15:49 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir (Foto: Tutur/Muhammadiyah)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Bantul (Tutur.co.id) – Pernyataan kontroversial Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis terkait perbedaan penetapan Idulfitri 1 Syawal 1447 H mendapat respon dari Muhammadiyah. Hal ini terkait pernyataan haram bagi yang menggelar salat Id di luar yang ditetapkan pemerintah.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof. Haedar Nashir mengimbau para tokoh agama agar tidak menyampaikan pernyataan terkait perbedaan penetapan Idulfitri 1447 H yang dapat memicu suasana tidak kondusif.

“Para tokoh agama hindarilah ujaran-ujaran, pernyataan-pernyataan yang justru menimbulkan suasana yang tidak baik di masyarakat,” ujar Haedar usai melaksanakan salat Idulfitri 1447 H di UMY, Bantul, DIY.

Ketua Umum PP Muhammadiyah itu juga menghimbau masyarakat Indonesia untuk bersikap dewasa dalam menyikapi perbedaan ini dan tidak mencari pembenaran sendiri atau menyalahkan pihak lain terkait perbedaan waktu Lebaran.

“Tidak perlu kita mempertajam perbedaan. Pertama, karena kita sudah biasa berbeda. Yang kedua, tidak perlu mencari argumen apapun untuk membenarkan diri lalu memvonis pihak lain yang berbeda, baik yang orientasinya kewargaan maupun orientasinya kepemerintahan,” kata Haedar.

Haedar juga menegaskan sebelumnya menegaskan perbedaan penetapan Idulfitri terjadi karena perbedaan metode, bukan bentuk pembangkangan terhadap pemerintah atau Kementerian Agama.

“Jangan karena berbeda Idulfitri, lalu kami dianggap tidak ikut ulil amri. Soal penentuan awal Ramadan, Syawal, Zulhijah, dalam pandangan keagamaan kami–dan saya yakin dalam pandangan pada umummya–itu wilayah ijtihad. Seluruh muslim atau golongan muslim bahkan negara, belum bisa sepakat soal metode. Nah disaat seperti ini, mestinya negara itu netral,” katanya.

Ia menjelaskan, Muhammadiyah menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal, sementara pemerintah memakai kriteria MABIMS (imkanur rukyat), yang keduanya merupakan ijtihad ilmiah yang sah dalam Islam.

Baca Juga  RANS Milik Raffi Ahmad Bidik Dana Rp429 Miliar dari IPO, Kaesang dan Dony Oskaria Jadi Pemegang Saham

Terkait ketaatan kepada ulil amri, Muhammadiyah memandang hal itu tidak bersifat mutlak dalam urusan ibadah jika terdapat dasar ijtihad yang kuat. Perbedaan ini termasuk ranah furu’iyah yang seharusnya dihormati.

headline jamaah muhammadiyah ketua umum pp muhammadiyah Muhammadiyah persekusi Salat id
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleVideo: Usai Halalbihalal PDIP, Puan Maharani Buka Peluang Bertemu Lagi dengan Prabowo
Next Article IRGC: Serangan Gelombang ke-73 Operasi Janji Sejati 4 Tewaskan 200 Orang Israel

Berita Lainnya

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 09:19 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Video: Kapolri Pantau Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni, Ribuan Kendaraan Masih Menuju Jakarta

Kristo Suryokusumo28 Maret 2026 / 21:00 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.