Teheran (Tutur.co.id) – Muncul kabar kalau Iran akan kembali ke meja perundingan duduk bersama Amerika Serikat. Namun Iran membantah kabar tersebut.
Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ali Larijani menegaskan Iran tidak akan terlibat dalam pembicaraan dengan Amerika Serikat.
“Kami tidak akan bernegosiasi dengan AS,” kata Ali Larijani. Pernyataan tersebut disampaikan Larijani, melalui platform X pada Senin (2/3/2026).
Dalam unggahan terpisah, Larijani juga menanggapi pernyataan Presiden Donald Trump terkait Iran. Ia mengkritik Trump karena dinilai menyeret kawasan ke dalam kekacauan dengan “ilusi kosong.”
“Kini ia khawatir akan jatuhnya lebih banyak tentara Amerika. Dengan delusinya sendiri, ia telah mengubah slogan ‘America First’ menjadi ‘Israel First’ dan mengorbankan pasukan Amerika demi ambisi kekuasaan Israel,” ujar Larijani.
Ia juga menuduh Trump “membuat tentara Amerika dan keluarga mereka membayar harga melalui kebohongan baru.” Kampanye militer gabungan AS-Israel yang diluncurkan pada Sabtu dilaporkan menewaskan sejumlah pejabat senior Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Teheran membalas dengan meluncurkan serangan drone dan rudal yang menargetkan sejumlah negara Teluk. Tiga personel militer AS dilaporkan tewas dan lima lainnya mengalami luka serius.

