Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Internasional»Iran Akui Serangan Rudal ke Negara Tetangga, Presiden Pezeshkian: Terpaksa Demi Bela Diri

Iran Akui Serangan Rudal ke Negara Tetangga, Presiden Pezeshkian: Terpaksa Demi Bela Diri

Internasional Gusti Tetiro05 Maret 2026 / 09:58 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Presiden Iran Masoud Pezeshkian (Foto: Tutur/Ilustrasi AI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Pemerintah Iran akhirnya angkat bicara terkait serangan drone dan rudal yang diluncurkan ke sejumlah negara tetangga dalam beberapa hari terakhir. Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menyatakan langkah militer tersebut dilakukan semata-mata sebagai bentuk pertahanan diri.

Dalam enam hari terakhir, menurut laporan media IranWire, Republik Islam Iran melakukan serangan sebagai respons atas apa yang disebut Teheran sebagai agresi dari Amerika Serikat dan Israel.

Pada Rabu (4/3/2026) atau 13 Esfand 1404 dalam kalender Iran, Pezeshkian mengirim pesan resmi kepada para pemimpin negara-negara kawasan Timur Tengah. Ia menegaskan bahwa Iran sebelumnya telah menempuh jalur diplomasi untuk meredam konflik, namun situasi memaksa pemerintah mengambil tindakan militer.

“Iran telah mencoba bekerja sama dengan negara-negara tetangga untuk mencegah perang, tetapi situasi yang terjadi memaksa Teheran mengambil langkah militer sebagai respons terhadap agresi eksternal,” tulis Pezeshkian.

Eskalasi Konflik Lama yang Kembali Memanas

Ketegangan antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel bukanlah hal baru. Dalam beberapa tahun terakhir, hubungan ketiga pihak terus diwarnai konflik terbuka maupun bayangan.

Beberapa isu utama yang memicu eskalasi antara lain:

(1) Program nuklir Iran, yang dicurigai Barat berpotensi dikembangkan menjadi senjata nuklir.

(2) Persaingan geopolitik di Timur Tengah, termasuk pengaruh Iran di Suriah, Irak, Lebanon, dan Yaman.

(3) Sanksi ekonomi dan operasi militer terbatas, yang kerap memancing aksi balasan.

(4) Lonjakan harga minyak global dan meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz juga turut menambah kekhawatiran pasar internasional terhadap potensi konflik regional yang lebih luas.

Profil Presiden Masoud Pezeshkian

Masoud Pezeshkian merupakan Presiden ke-9 Iran yang mulai menjabat sejak 2024.

Data singkat:

Lahir: 29 September 1954, Mahabad, Iran

Baca Juga  Iran Klaim Sukses Pukul Mundur Kapal Induk USS Abraham Lincoln

Profesi awal: Dokter bedah jantung

Afiliasi politik: Reformis

Menjabat presiden: sejak 2024

Sebelum menjadi presiden, Pezeshkian pernah menjabat sebagai Menteri Kesehatan pada era Presiden Mohammad Khatami (2001–2005) dan lama menjadi anggota parlemen (Majles) dari Tabriz.

Ia dikenal sebagai politisi reformis moderat yang mendorong dialog dengan Barat, termasuk upaya menghidupkan kembali kesepakatan nuklir. Namun dalam isu keamanan nasional dan tekanan militer, Pezeshkian tetap menunjukkan sikap tegas terhadap Israel dan kekuatan Barat.

Risiko Konflik Lebih Luas

Pernyataan resmi Iran ini menandai babak baru dalam dinamika keamanan kawasan Timur Tengah. Meski diklaim sebagai langkah defensif, serangan lintas batas berisiko memicu eskalasi lebih luas, terutama jika mendapat respons militer lanjutan.

Situasi kini berada dalam fase sensitif, dengan komunitas internasional menanti apakah jalur diplomasi masih memiliki ruang, atau justru kawasan kembali memasuki siklus konflik terbuka.

iran konflik Timur Tengah Masoud Pezeshkian serangan rudal
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous Article5 Masa Kecil Gen Milenial Pas Ramadan yang Bikin Maklum ke Anak Sekarang
Next Article Jadwal Film Bioskop Maret 2026, Genre Horor hingga Animasi 

Berita Lainnya

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Gencatan Senjata Runtuh! Langit Kuwait dan Bahrain Mencekam

16 Juli 2026 / 22:58 WIB

Telah Keluar Perintah Iran untuk Houthi Yaman, Blokade Laut Merah!

16 Juli 2026 / 22:01 WIB

Tensi Kawasan Teluk Kembali Memanas, Dubes Yaman Sowan Anis Matta

15 Juli 2026 / 19:55 WIB

IRGC Masuk Daftar Teroris, Tentara Islam Iran Kecam Parlemen Inggris

15 Juli 2026 / 19:32 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Lokasi Layanan Samsat Keliling 6 April 2026

Galuh Parantri06 April 2026 / 07:47 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.