Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Hari Bhayangkara: 80 Tahun Polri, Gagal Reformasi
  • ESDM: Seluruh Sektor Siap Terapkan Biodiesel B50, Tunggu Peresmian Presiden Prabowo
  • KPK Resmi Tetapkan Bupati dan Sekda Kuansing Sebagai Tersangka
  • Bandara Adi Soemarmo Tuntaskan Operasional Haji 2026, Kloter Terakhir Disambut Karpet Merah
  • Neraca Dagang RI Defisit US$1,61 Miliar pada Mei 2026, Surplus 72 Bulan Beruntun Berakhir
  • Karpet Merah Sambut Jemaah Haji Kloter Terakhir di Bandara Adi Soemarmo
  • Saat Prabowo Puji Dapur MBG Polri, Jangan Lupa Mantan Jenderal Terseret Kasus Korupsi BGN
  • Inflasi Tahunan Juni 2026 Naik Jadi 3,34%, Dipicu Harga Pangan, Emas, dan Transportasi
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»Inflasi Tahunan Juni 2026 Naik Jadi 3,34%, Dipicu Harga Pangan, Emas, dan Transportasi

Inflasi Tahunan Juni 2026 Naik Jadi 3,34%, Dipicu Harga Pangan, Emas, dan Transportasi

Market Gusti Tetiro01 Juli 2026 / 15:14 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Toko kurma di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta (Foto: Tutur/Antara/Bayu Pratama)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) —  Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi tahunan (year-on-year/yoy) pada Juni 2026 meningkat menjadi 3,34%, naik dari 3,08% pada Mei 2026. Angka tersebut masih berada dalam rentang sasaran inflasi nasional sebesar 2,5% ± 1%.

“Pada Juni 2026 terjadi inflasi tahunan sebesar 3,34% atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 108,27 pada Juni 2025 menjadi 111,89 pada Juni 2026,” ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, dalam konferensi pers di Kantor BPS, Rabu (1/7/2026).

Ateng menjelaskan, inflasi tahunan terutama didorong oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang mencatat inflasi sebesar 4,67% dengan andil terbesar terhadap inflasi, yakni 1,36%.

Komoditas penyumbang utama pada kelompok tersebut antara lain ikan segar, beras, minyak goreng, cabai merah, daging ayam ras, cabai rawit, sigaret kretek mesin, dan bawang merah.

Selain itu, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mengalami inflasi sebesar 10,10% dengan kontribusi 0,69% terhadap inflasi tahunan. Kenaikan pada kelompok ini terutama dipicu oleh naiknya harga emas dan perhiasan.

Sementara itu, kelompok transportasi mencatat inflasi sebesar 4,57% dengan andil 0,55%. Inflasi pada kelompok ini terutama didorong oleh kenaikan harga bensin, tarif angkutan udara, mobil, sepeda motor, serta pelumas dan oli mesin.

Berdasarkan wilayah, seluruh 38 provinsi di Indonesia mengalami inflasi pada Juni 2026. Inflasi tertinggi terjadi di Papua Pegunungan sebesar 7,84%, sedangkan yang terendah tercatat di Sulawesi Barat sebesar 2,29%.

Dari sisi komponen pembentuk inflasi, komponen inti mencatat inflasi tahunan sebesar 2,76% dengan andil terbesar, yakni 1,77%. Komoditas yang dominan mendorong inflasi inti meliputi emas perhiasan, minyak goreng, nasi dengan lauk, telepon seluler, serta biaya akademi dan perguruan tinggi.

Baca Juga  IHSG Berpeluang Terkoreksi, Sentimen Damai AS-Iran dan Aksi Jual Asing Jadi Penentu

Komponen harga yang diatur pemerintah (administered prices) mengalami inflasi sebesar 3,42% dengan andil 0,66%.

“Komoditas yang dominan memberikan andil adalah bensin, tarif angkutan udara, sigaret kretek mesin, dan bahan bakar rumah tangga,” kata Ateng.

Sementara itu, komponen harga bergejolak (volatile food) mencatat inflasi sebesar 5,58% dengan kontribusi 0,91% terhadap inflasi tahunan. Komoditas yang paling besar menyumbang inflasi pada komponen ini adalah beras, cabai merah, daging ayam ras, cabai rawit, dan bawang merah.

BPS headline Indeks Harga Konsumen inflasi Indonesia Inflasi Juni 2026
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSpanyol vs Austria: Das Team Butuh Mukjizat Kalahkan La Roja
Next Article Saat Prabowo Puji Dapur MBG Polri, Jangan Lupa Mantan Jenderal Terseret Kasus Korupsi BGN

Berita Lainnya

Hari Bhayangkara: 80 Tahun Polri, Gagal Reformasi

01 Juli 2026 / 16:27 WIB

ESDM: Seluruh Sektor Siap Terapkan Biodiesel B50, Tunggu Peresmian Presiden Prabowo

01 Juli 2026 / 16:15 WIB

Neraca Dagang RI Defisit US$1,61 Miliar pada Mei 2026, Surplus 72 Bulan Beruntun Berakhir

01 Juli 2026 / 15:45 WIB

Karpet Merah Sambut Jemaah Haji Kloter Terakhir di Bandara Adi Soemarmo

01 Juli 2026 / 15:45 WIB

Saat Prabowo Puji Dapur MBG Polri, Jangan Lupa Mantan Jenderal Terseret Kasus Korupsi BGN

01 Juli 2026 / 15:26 WIB

Hadiri Hari Bhayangkara ke-80, Prabowo Puji Dapur MBG Polri Terbaik

01 Juli 2026 / 11:53 WIB
Form Komentar Cancel Reply

OJK: Penilaian MSCI Jadi Momentum Percepat Reformasi, Pasar Modal Indonesia Tetap Kuat

Gusti Tetiro22 Juni 2026 / 08:18 WIB

Hari Bhayangkara: 80 Tahun Polri, Gagal Reformasi

01 Juli 2026 / 16:27 WIB

ESDM: Seluruh Sektor Siap Terapkan Biodiesel B50, Tunggu Peresmian Presiden Prabowo

01 Juli 2026 / 16:15 WIB

KPK Resmi Tetapkan Bupati dan Sekda Kuansing Sebagai Tersangka

01 Juli 2026 / 16:15 WIB

Bandara Adi Soemarmo Tuntaskan Operasional Haji 2026, Kloter Terakhir Disambut Karpet Merah

01 Juli 2026 / 15:51 WIB

Neraca Dagang RI Defisit US$1,61 Miliar pada Mei 2026, Surplus 72 Bulan Beruntun Berakhir

01 Juli 2026 / 15:45 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.