Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak
  • Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya
  • Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?
  • Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»IHSG Cenderung Melemah, Phintraco Rekomendasi Beli ISAT, KLBF, TLKM, AALI, dan ASRI

IHSG Cenderung Melemah, Phintraco Rekomendasi Beli ISAT, KLBF, TLKM, AALI, dan ASRI

Market Gusti Tetiro23 Januari 2026 / 07:55 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Seorang pria mengamati layar digital pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/bar
Seorang pria mengamati layar digital pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/bar
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih berpeluang melanjutkan koreksi pada perdagangan Jumat (23/1/2026). Sentimen global yang mulai kondusif sempat menopang pergerakan indeks, namun secara teknikal IHSG dinilai masih berada dalam tren jangka pendek yang rentan melemah.

Pada perdagangan Kamis (22/1/2026), IHSG ditutup melemah 0,2% ke level 8.992,1 setelah bergerak fluktuatif sepanjang sesi. Dari sisi sektoral, saham-saham barang konsumen non-primer mencatatkan penguatan terbesar, sementara sektor energi mengalami koreksi terdalam.

Mayoritas bursa saham Asia ditutup menguat seiring meredanya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Eropa. Presiden AS Donald Trump menyatakan tidak akan memberlakukan tarif 10% terhadap Eropa mulai 1 Februari 2026, serta menegaskan tidak akan menggunakan kekerasan dalam upaya menguasai Greenland. Pernyataan tersebut turut mendorong penguatan indeks di kawasan Eropa yang dibuka positif, setelah Trump dan Denmark mencapai kesepakatan kerangka kerja terkait Greenland.

Phintraco Sekuritas menilai sentimen global tersebut sempat mendorong rebound IHSG. Namun, secara teknikal indeks masih ditutup di bawah moving average lima hari (MA5), sementara indikator MACD berpotensi membentuk pola death cross. “Sehingga diperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan koreksi dengan menguji level support di kisaran 8.850–8.950,” tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Kamis (22/1/2026).

Dari pasar valuta asing, nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup menguat ke level Rp16.885 per dolar AS, meski indeks dolar AS tercatat menguat. Penguatan rupiah ditopang oleh keputusan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang mempertahankan BI Rate, serta komitmen BI untuk tidak ragu melakukan intervensi di pasar guna menjaga stabilitas nilai tukar.

Pelaku pasar juga akan mencermati rilis data domestik, yakni M2 Money Supply Desember 2025 yang dijadwalkan diumumkan Jumat (23/1/2026). Sementara dari eksternal, investor menanti data inflasi Jepang Desember 2025 yang diperkirakan melambat menjadi 2,7% secara tahunan, serta keputusan Bank of Japan yang diproyeksikan mempertahankan suku bunga di level 0,75%.

Baca Juga  IHSG Berpotensi Uji Level 5.700 Pekan Ini, Phintraco Sekuritas Rekomendasikan 5 Saham

Selain itu, pasar global juga akan memantau rilis data penjualan ritel dan S&P Global PMI manufaktur serta jasa dari Inggris, serta data PMI manufaktur dan jasa AS dan Michigan Consumer Sentiment final Januari 2026.

Untuk perdagangan Jumat (23/1/2026), Phintraco Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham untuk strategi trading jangka pendek, yakni ISAT, KLBF, TLKM, AALI, dan ASRI.

AALI ASRI ISAT KLBF TLKM
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleLokasi Layanan Samsat Keliling Jabodetabek 23 Januari 2026
Next Article Lima Lokasi Pelayanan SIM Keliling 23 Januari 2026

Berita Lainnya

IHSG Diproyeksikan Lanjut Menguat, Phintraco Rekomendasikan BBCA, ICBP, EXCL, TKIM, dan SMGR

17 Juli 2026 / 08:21 WIB

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat ke 6.130, ANTM, ARTO, dan ARCI Jadi Rekomendasi BRI Danareksa

17 Juli 2026 / 07:58 WIB

Mirae Asset: Peringkat BBB S&P Jadi Sentimen Positif, Namun Risiko Ekonomi Masih Membayangi

17 Juli 2026 / 05:24 WIB

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, MNC Sekuritas Rekomendasikan INCO, INDY, ISAT, dan OASA

17 Juli 2026 / 04:27 WIB

IHSG Berpeluang Menguat Terbatas, ANTM hingga ISAT Jadi Pilihan Trading Hari Ini

16 Juli 2026 / 08:39 WIB

IHSG Diproyeksikan Tetap Bullish, BRI Danareksa Rekomendasikan AADI, KIJA, dan BUKA

16 Juli 2026 / 07:33 WIB
Form Komentar Cancel Reply

5 Hidden Gem Wisata Jogja Cocok Dikunjungi Jelang Lebaran

Galuh Parantri14 Maret 2026 / 20:18 WIB

Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak

18 Juli 2026 / 16:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB

Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?

18 Juli 2026 / 16:00 WIB

Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul

18 Juli 2026 / 15:41 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.