Jakarta (tutur.co.id) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia ditutup anjlok pada perdagangan sesi I, Jumat (6/3/2026). IHSG merosot 201,43 poin atau 2,61% ke level 7.509,1, setelah bergerak di rentang 7.504–7.700 sepanjang sesi perdagangan.
Tekanan jual yang masif terlihat dari dominasi saham yang melemah. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, 645 saham turun, 97 saham naik, dan 69 saham stagnan. Sementara indeks saham unggulan LQ45 Index juga ikut tertekan dengan penurunan 2,38%.
Aktivitas perdagangan terbilang ramai dengan 19,13 miliar lembar saham berpindah tangan. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp9,42 triliun dari 1,19 juta kali transaksi.
Dari sisi sektoral, seluruh sektor saham ditutup di zona merah. Sektor barang konsumsi nonprimer memimpin pelemahan dengan koreksi 4,78%, diikuti sektor perindustrian yang turun 4,7%, energi melemah 3,89%, barang baku terkoreksi 3,57%, serta infrastruktur yang turun 3,34%.
Pelemahan IHSG terjadi di tengah pergerakan bursa Asia yang justru mayoritas menguat. Indeks Hang Seng Index melonjak 1,85%, Shanghai Composite Index naik 0,25%, dan Nikkei 225 menguat 0,4%. Sementara Straits Times Index terkoreksi tipis 0,03%.
Saham Top Gainers
Meski pasar secara umum melemah, sejumlah saham justru mencatat lonjakan tajam. Dua saham bahkan menyentuh batas auto rejection atas (ARA).
Saham PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) melesat 24,65% ke Rp885, sedangkan PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) naik 24,53% ke Rp660.
Selain itu, saham PT Morenzo Abadi Perkasa Tbk (ENZO) melonjak 20,88% ke Rp110, PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN) naik 19,47% ke Rp135, serta PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) menguat 16,5% ke Rp2.400.
Saham Top Losers
Sebaliknya, sejumlah saham tertekan tajam hingga masuk daftar top losers dan sebagian menyentuh batas auto rejection bawah (ARB).
Saham PT MD Entertainment Tbk (FILM) ambles 15% ke Rp4.420, diikuti PT Pikko Land Development Tbk (RODA) yang turun 14,86% ke Rp63.
Selanjutnya saham PT Royalindo Investa Wijaya Tbk (INDO) jatuh 14,8% ke Rp167, PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP) terkoreksi 14,79% ke Rp288, serta PT Trimitra Propertindo Tbk (LAND) turun 14,1% ke Rp67.

