Jakarta (tutur.co.id) — Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami penurunan pada Sabtu, 14 Maret 2026, sehingga terlepas dari level psikologis Rp3 juta per gram.
Berdasarkan laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam turun Rp24.000 menjadi Rp2.997.000 per gram. Sehari sebelumnya, Jumat (13/3/2026), harga emas juga terkoreksi Rp21.000 ke posisi Rp3.021.000 per gram, setelah pada Kamis (12/3/2026) sempat turun Rp45.000 menjadi Rp3.042.000 per gram.
Meski melemah dalam beberapa hari terakhir, harga emas Antam masih mencatatkan kenaikan sekitar 20% sejak awal tahun. Pada 1 Januari 2026, harga emas tercatat sebesar Rp2.488.000 per gram.
Adapun rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) emas Antam tercatat di level Rp3.168.000 per gram pada 29 Januari 2026.
Sejalan dengan penurunan harga jual, harga beli kembali (buyback) emas Antam juga turun Rp34.000 menjadi Rp2.749.000 per gram.
Sementara itu, harga emas di Pegadaian juga melemah. Berdasarkan laman Sahabat Pegadaian pada Sabtu pagi, harga emas UBS tercatat Rp3.055.000 per gram, turun dari Rp3.082.000 per gram pada hari sebelumnya. Sedangkan emas Galeri24 berada di level Rp3.039.000 per gram, turun dari Rp3.066.000 per gram.
Di sisi lain, harga emas perhiasan menunjukkan pergerakan beragam. Di Raja Emas Indonesia, harga emas perhiasan 24 karat turun Rp10.000 menjadi Rp2.455.000 per gram. Sementara harga emas perhiasan di Hartadinata Abadi dan Laku Emas tercatat relatif stabil pada Sabtu pagi.
Pergerakan harga emas perhiasan dipengaruhi berbagai faktor, seperti permintaan industri perhiasan global, fluktuasi nilai tukar mata uang, serta kebijakan bank sentral dalam mengelola cadangan emas.

