Jakarta (tutur.co.id) — Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) diprediksi bergerak fluktuatif pada perdagangan Jumat, 20 Maret 2026, seiring dinamika pasar global.
Pengamat komoditas Ibrahim Assuaibi menyebut harga emas berpotensi menguat ke level resistance Rp3.018.000 per gram, bahkan bisa mencapai Rp3.100.000 jika tren kenaikan berlanjut.
“Jika turun, support pertama di Rp2.972.000 dan support kedua di Rp2.920.000,” ujar Ibrahim.
Sementara itu, berdasarkan laman Logam Mulia, harga emas Antam pada Kamis (19/3/2026) justru turun tajam Rp53.000 ke level Rp2.943.000 per gram, setelah sebelumnya sempat naik ke Rp2.996.000.
Harga buyback juga melemah signifikan Rp83.000 menjadi Rp2.665.000 per gram. Adapun rekor tertinggi (ATH) emas Antam tercatat di Rp3.168.000 per gram pada Januari 2026.
Secara umum, pergerakan harga emas masih dipengaruhi sentimen global, termasuk ketegangan geopolitik dan fluktuasi nilai tukar, sehingga investor disarankan tetap mencermati level support dan resistance dalam jangka pendek.

