Yogyakarta (tutur.co.id) – Pergerakan penumpang kereta api di wilayah Daop 6 Yogyakarta masih tinggi pada H+3 Lebaran 2026, Selasa (24/3/2026). Berdasar keterangan tertulis yang diterima Redaksi Tutur, total penumpang naik dan turun mencapai 71.800 orang hingga pagi hari.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 36.068 penumpang tercatat sebagai kedatangan, sementara 35.732 penumpang merupakan keberangkatan. Angka ini masih berpotensi bertambah hingga malam hari.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyebut arus balik mulai terlihat kuat pada hari ini.
“Arus balik sudah terlihat dengan angka keberangkatan menembus 35 ribu penumpang. Puncaknya diperkirakan terjadi hari ini, meski masih berpotensi bergeser,” ujarnya.
Ia menambahkan, potensi pergeseran puncak arus balik dipengaruhi imbauan pemerintah agar masyarakat memecah perjalanan pada 25–26 Maret, serta adanya kebijakan work from anywhere (WFA) hingga 29 Maret 2026.
Secara kumulatif, penjualan tiket periode 11 Maret hingga 1 April 2026 telah mencapai 486.846 tiket atau sekitar 91 persen dari total kapasitas. Masih tersedia 28.609 tempat duduk yang dapat dipesan hingga akhir masa angkutan Lebaran.
Stasiun Yogyakarta dan Solo Balapan masih menjadi titik dengan volume penumpang tertinggi, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan.
KAI Daop 6 mengimbau masyarakat segera memesan tiket arus balik melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi, maupun mitra penjualan, serta memanfaatkan fitur Connecting Train sebagai alternatif perjalanan.
Penumpang juga diingatkan untuk memastikan jadwal keberangkatan dan datang lebih awal ke stasiun agar perjalanan tetap nyaman dan lancar.

