Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Video: MBG Watch Gelar Aksi di Gedung BGN, Tuntut Moratorium dan Audit Anggaran MBG
  • Vonis Tak Setimpal, TAUD Sebut Pengadilan Militer Formalitas Belaka
  • Tutur PoV: Jangan Sedikit-sedikit Menteri Keuangan Disalahkan
  • Asosiasi Ojol Kritik Said Iqbal, Jangan Campuri Urusan Ojek Online
  • Menkeu Purbaya Janjikan Rupiah Kembali Menguat
  • 5 ASN BPK Kena OTT KPK, Kasus Korupsi Bupati Muara Enim Edison
  • Puluhan Juta Uang Disita dari Penggeledahan Ruangan Silmy Karim
  • Massa Aksi Segel Kantor BGN, Simbol Kemarahan Masyarakat!
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Nasional»Asosiasi Ojol Kritik Said Iqbal, Jangan Campuri Urusan Ojek Online

Asosiasi Ojol Kritik Said Iqbal, Jangan Campuri Urusan Ojek Online

Nasional Ahmad Nuryaman10 Juni 2026 / 18:39 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ketua Umum Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono. Foto: Dok. Pribadi.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Asosiasi Pengemudi Ojek Online Garda Indonesia melontarkan kritik keras terhadap Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal. Garda menilai Said terlalu jauh mencampuri dinamika perjuangan pengemudi ojek online.

Ketua Umum Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono, menegaskan bahwa persoalan buruh dan transportasi online merupakan dua domain yang berbeda, baik dari karakter hubungan kerja, sejarah perjuangan, maupun kerangka kebijakan publiknya.

“Jangan sampai terjadi tumpang tindih kewenangan dan klaim kepemimpinan perjuangan yang justru berpotensi menimbulkan kegaduhan nasional,” ujar Raden Igun dalam keterangan persnya kepada Redaksi, Rabu 10 Juni 2026.

Garda mengingatkan agar para tokoh perburuhan yang kini berada di lingkaran kekuasaan tidak mengeluarkan pernyataan yang berpotensi memicu kegaduhan sosial maupun konflik horizontal di kalangan pengemudi ojol.

“Jangan memaksakan kacamata perburuhan kepada ekosistem digital. Jangan merasa paling berhak berbicara atas nama pengemudi ojol. Jangan pula membangun narasi seolah-olah ojol harus diselamatkan oleh kelompok tertentu. Pengemudi ojol bukan objek politik, bukan alat mobilisasi, dan bukan komoditas perjuangan siapa pun,” tegasnya.

Garda menolak segala upaya yang bertujuan mengubah status pengemudi ojol menjadi pekerja, buruh, atau karyawan perusahaan aplikasi.

“Garda Indonesia akan berada di garis terdepan melakukan perlawanan terhadap siapa pun yang berupaya memburuhkan pengemudi ojol. Jangan ada pihak yang merasa memiliki hak untuk menentukan masa depan jutaan pengemudi tanpa mendengarkan suara para pengemudi itu sendiri,” pungkas Raden Igun.

Garda menilai model hubungan yang paling tepat antara perusahaan aplikasi dan pengemudi adalah hubungan Mitra Digital, yaitu kemitraan berlandaskan prinsip kesetaraan, fleksibilitas, kemandirian, serta keadilan ekonomi di era transformasi digital.

Saat ini jutaan pengemudi hanya menunggu realisasi komitmen pembatasan komisi aplikator maksimal 8 persen melalui Perpres Nomor 27 Tahun 2026.

Baca Juga  BPS: Angka Pengangguran RI Turun Jadi 4,71 Persen di November 2025
Garda Indonesia headline Mitra Digital ojol Raden Igun Wicaksono Said Iqbal
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMenkeu Purbaya Janjikan Rupiah Kembali Menguat
Next Article Tutur PoV: Jangan Sedikit-sedikit Menteri Keuangan Disalahkan

Berita Lainnya

Video: MBG Watch Gelar Aksi di Gedung BGN, Tuntut Moratorium dan Audit Anggaran MBG

10 Juni 2026 / 20:00 WIB

Tutur PoV: Jangan Sedikit-sedikit Menteri Keuangan Disalahkan

10 Juni 2026 / 19:20 WIB

Menkeu Purbaya Janjikan Rupiah Kembali Menguat

10 Juni 2026 / 18:16 WIB

Massa Aksi Segel Kantor BGN, Simbol Kemarahan Masyarakat!

10 Juni 2026 / 16:15 WIB

MetLife Stadium, Arena Megah yang Akan Menobatkan Juara Dunia 2026

10 Juni 2026 / 16:00 WIB

Menkeu Purbaya Beberkan Strategi Pemerintah Kejar Pertumbuhan Ekonomi

10 Juni 2026 / 15:43 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Kapal Kargo Thailand Diserang dan Terbakar di Selat Hormuz

Deba Salamah12 Maret 2026 / 04:30 WIB

Video: MBG Watch Gelar Aksi di Gedung BGN, Tuntut Moratorium dan Audit Anggaran MBG

10 Juni 2026 / 20:00 WIB

Vonis Tak Setimpal, TAUD Sebut Pengadilan Militer Formalitas Belaka

10 Juni 2026 / 19:46 WIB

Tutur PoV: Jangan Sedikit-sedikit Menteri Keuangan Disalahkan

10 Juni 2026 / 19:20 WIB

Asosiasi Ojol Kritik Said Iqbal, Jangan Campuri Urusan Ojek Online

10 Juni 2026 / 18:39 WIB

Menkeu Purbaya Janjikan Rupiah Kembali Menguat

10 Juni 2026 / 18:16 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.