Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Hiburan»Fadli Zon Dorong Rumah Pengasingan Bung Karno Jadi Pusat Edukasi dan Aktivitas Budaya

Fadli Zon Dorong Rumah Pengasingan Bung Karno Jadi Pusat Edukasi dan Aktivitas Budaya

Hiburan Gusti Tetiro26 Februari 2026 / 21:38 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Menteri Kebudayaan Fadli Zon melakukan kunjungan budaya ke Rumah Pengasingan Bung Karno di Bengkulu, Rabu (25/2/2026) (ANTARA/HO-Kementerian Kebudayaan)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Bengkulu (tutur.co.id) — Menteri Kebudayaan Fadli Zon mendorong pengembangan Rumah Pengasingan Bung Karno sebagai pusat informasi, pembelajaran, serta destinasi edukasi dan rekreasi budaya. Bangunan bersejarah yang telah berstatus Cagar Budaya Peringkat Nasional itu dinilai perlu terus dihidupkan melalui berbagai aktivitas kebudayaan.

“Kita berharap semakin banyak generasi muda yang datang dan belajar dari tempat ini. Situs ini telah ditata dengan baik, dan ke depan perlu terus diaktifkan melalui kegiatan-kegiatan budaya,” ujar Fadli dalam keterangan pers, seperti yang diterima Antara di Jakarta, Rabu.

Dalam kunjungan budayanya ke Bengkulu, Fadli menegaskan bahwa rumah tersebut bukan sekadar ruang memorial, melainkan saksi penting perjalanan intelektual Soekarno selama masa pengasingan oleh pemerintah kolonial Belanda pada 1938–1942.

Menurut dia, penguatan fungsi edukatif dapat diwujudkan melalui penyelenggaraan pembacaan puisi, pertunjukan musik, diskusi kebudayaan, hingga pengembangan ruang baca atau perpustakaan mini di kawasan tersebut.

“Tempat ini bisa menjadi ruang hidup kebudayaan. Bisa diadakan pembacaan puisi, pertunjukan seni, diskusi, atau kegiatan kreatif lain yang melibatkan anak-anak muda,” katanya.

Fadli juga menilai dukungan fasilitas penunjang, seperti penyediaan kopi khas Bengkulu dan kuliner tradisional, dapat meningkatkan daya tarik kunjungan, terutama bagi generasi muda dan wisatawan dari luar daerah.

Bengkulu memiliki arti penting dalam sejarah nasional. Di kota ini, Bung Karno bertemu dengan Fatmawati, yang kelak menjahit Bendera Pusaka Merah Putih. Selama masa pengasingan di Bengkulu—setelah sebelumnya diasingkan di Ende pada 1934–1938—Bung Karno tetap aktif berdiskusi dengan tokoh agama dan masyarakat, serta menghasilkan sejumlah karya, termasuk naskah sandiwara Monte Carlo.

“Para pendiri bangsa kita mengalami pengasingan di berbagai daerah. Bung Karno di Ende dan Bengkulu. Bung Hatta dari Digul ke Banda Neira. Bung Syahrir juga dari Digul ke Banda Neira, kemudian dipindahkan ke Sukabumi. Tempat-tempat ini menjadi saksi hidup perjuangan mereka dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia,” ujar Fadli.

Baca Juga  Fadli Zon: Film Jadi Jembatan Diplomasi Budaya Indonesia–India

Ia menekankan bahwa pengasingan tidak menghentikan proses perenungan dan perjuangan para tokoh bangsa. Karena itu, penguatan fungsi kultural Rumah Pengasingan Bung Karno diharapkan dapat menjadikannya bukan sekadar lokasi peringatan seremonial, melainkan ruang inspiratif bagi generasi penerus.

“Melalui penguatan fungsi edukatif dan kultural, kita ingin tempat ini menjadi sumber inspirasi agar generasi muda memahami dan melanjutkan semangat perjuangan para pendiri bangsa,” kata Fadli.

Bengkulu Cagar Budaya Nasional Ende Fadli Zon Rumah Pengasingan Bung Karno
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleiQOO 15R: Ponsel Performa Tinggi Anti Ribet
Next Article Mensos: Dukungan Operator Desa Perkuat Akurasi DTSEN

Berita Lainnya

Keren! Film Keluarga Indonesia Rajin Rajai Global Top 10 Netflix Tiap Minggu

11 Juli 2026 / 15:45 WIB

Pariwisata RI Melesat: Wisman Tembus 1,38 Juta, Malaysia Masih Jadi ‘Raja’

01 Juli 2026 / 22:07 WIB

Saat Kuasa Hukum Nadiem Protes usai Hakim Bacakan Vonis: Yang Mulia Takut?

30 Juni 2026 / 16:10 WIB

Jangan Lewatkan Pameran Hewan Peliharaan JIPS 2026, Catat Tanggal dan Waktunya

25 Juni 2026 / 14:11 WIB

Makna Lagu Rusak Ancur dari Slank, Kritik Kerusakan Lingkungan dan Proyek Pembangunan

13 Juni 2026 / 08:50 WIB

Bukan Cuma Bali, Destinasi Wisata Indonesia Ini Jadi Favorit Turis Asia

06 Juni 2026 / 09:03 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Trump Sesumbar Perang Iran Berakhir “Dalam Hitungan Hari”, Ultimatum: Hancurkan Iran Jika Gagal

Adi P06 April 2026 / 04:00 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.